5 Kesalahan Dalam Memahami Teknologi

Pada saat kita mendapatkan masalah pada perangkat berteknologi kita, sering kita tidak mau susah payah memahami secara rinci bagaimana cara kerja perangkat tersebut, cukup mencari cara yang lebih mudah. Namun sebagian besar cara yang diterima menjadi tidak benar diterapkan. Berikut 5 kesalahan dalam memahami teknologi.

Kesalahan Dalam Memahami Teknologi
Kesalahan Dalam Memahami Teknologi

Kesalahan Dalam Memahami Teknologi

1. Spesifikasi perangkat yang tinggi pasti lebih baik

Pada saat kita membeli laptop atau smartphone baru, selalu tergoda mendapatkan model terbaru dengan harapan memiliki kinerja yang lebih bagus dan tahan lama. Smartphone tercepat belum tentu akan bertahan lama, sepertin halnya komputer yang memiliki ruang penyimpanan tinggi belum tentu akan bekerja lebih cepat. Produsen memahami cara berfikir konsumen dengan cara berfikir demikian, itulah sebabnya model baru akan memiliki harga lebih mahal.

Spesifikasi tidak menjamin bahwa ponsel atau komputer akan memiliki kinerja lebih baik. Membeli dengan harga mahal laptop dengan prosesor tercepat tidak masalah, kecuali jika Anda menggunakan aplikasi berat yang membebani prosesor seperti edit video atau musik.
Begitu juga membeli smartphone dengan prosesor terbaru juga tidak menjadi masalah selama sesuai dengan pada fitur ruang memori dan kualitas kamera.

Intinya, jangan fokus pada spesifikasi terbaru dan terbaik yang ada pada perangkat keluaran terbaru. Misalnya jika Anda menginginkan ponsel yang dapat bertahan seharian, penting untuk memperhatikan baterainya. Jika Anda menginginkan komputer yang mudah digunakan, umur baterai panjang dan beratnya maka itu lebih penting daripada kecepatan prosesornya.

2. Menunggu penggunaan baterai hingga nol persen sebelum melakukan pengecasan

Mitos bahwa pengguna perangkat harus menunggu level baterai mencapai nol persen sebelum melakukan pengisian. Mungkin itu berlaku pada jenis baterai masa lalu seperti baterai Nikel Metal Hidrida (NiMH) dan Nikel Cadmium (NiCad) yang memiliki sejenis “memori baterai” yang mengingat berapa banyak daya yang digunakan dan hanya akan mengisi kembali dalam jumlah tersebut.

Tapi saat ini, kebanyakan ponsel dan laptop menggunakan baterai Lithium Ion (Li-Ion) yang tidak mengalami masalah seperti diatas. Jika Anda membiarkan hingga habis sebelum pengisian, sebenarnya itu adalah kesalahan karena jenis ini memiliki siklus muatan terbatas sebelum memiliki lebih sedikit daya.

Masalah yang signifikan pada baterai terbaru adalah pengaturan suhu, jadi jika dapat membuatnya tetap dingin saat mengisi atau saat menggunakan makan itu akan memperpanjang umur baterai.

3. Megapixel Lebih Tinggi adalah Kamera Lebih Baik

Setelah kamera point-to-shot menjadi kamera refleks single-lens digital yang umum dan menjadi lebih murah, produsen beralih membuat model kamera dengan angka pixel yang lebih tinggi. Konsumen kemudian beranggapan bahwa angka megapixel pada kamera merupakan kamera terbaik.

Nilai megapixel diartikan sebagai seberapa kuat sensor kamera, tapi bukan merupakan acuan seberapa bagus foto yang diambil oleh kamera tersebut. Untuk membuktikan, sebaiknya membaca ulasan atau mencari contoh foto yang diambil dengan telepon atau kamera dan bandingkan dengan model populer lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah kinerja lowlight kamera untuk menemukan pilihan sebelum membeli.

4. Ponsel Melambat Sebelum Model Baru Diluncurkan

Setahun, bahkan bisa dalam tiga bulan sekali smartphone dengan model baru diproduksi dan Anda merasa ponsel lama Anda berjalan lebih lambat. Entah hanya merasa aplikasi menjadi sangat membosankan.

Hal ini sebenarnya dikarenakan oleh efek samping dari industri yang terus berkembang dan berkembang. Pada saat ponsel baru diluncurkan, sebagian besar disematkan dengan berbagai macam memori, layar yang lebih baik, prosesor yang lebih cepat dan spesifikasi tinggi lainnya. Jika pengembang mulai membuat aplikasi baru maka akan mempengaruhi smartphone lama Anda.

Saat ada pembaharuan aplikasi yang diarahkan ke fitur perangkat baru, maka akan mempengaruhi perangkat model lama. Kecuali para pengembang aplikasi memperhatikan dan peduli tetap mendukung ponsel model lama, tapi kebanyakan akan memperburuk keadaan ponsel lama.

5. Paket Garansi Diperpanjang Semaksimal Mungkin Dengan Menaikkan Harga

Hampir semua perangkat baru menawarkan perpanjangan garansi. Para distributor memberi program proteksi dan rencana layanan yang menjanjikan cukup dengan tambahan uang. Mereka menawarkan perbaikan dan penggantian jika rusak dalam beberapa tahun kedepan.

Namun dalam kasusnya, garansi perpanjangan yang mempengaruhi harga jadi lebih mahal menjadi tidak berarti karena kenyataannya Anda membayar dua kali untuk pertanggungan.

Itulah 5 kesalahan dalam memahami teknologi yang sering kita lakukan.

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *