Aspek Umum Antara Motor dan Generator

Aspek Umum Antara Motor dan Generator

    Teori  pengoperasian sinkronisasi generator dan sinkronisasi motor hampir sama. Perbedaan utama adalah arah arus stator dan arus listrik melalui mesin ini.
(Baca juga: Motor Testing)
   Konstruksi  generator dan motor, memiliki range  kW yang sama, yang sangat mirip digunakan dalam industri minyak dan gas. Variasi yang terlihat dari penampilan eksternal ada terutama karena lokasi mesin dan lingkungan sekitarnya.
   Hal ini jarang terjadi untuk generator untuk ditempatkan di daerah berbahaya, padahal kadang-kadang perlu untuk menggunakan motor sinkron di daerah berbahaya, misalnya untuk menyokongkompresor gas bertekanan tinggi. Motor induksi besar yang sering digunakan untuk penggerak pompa minyak dan kompresor gas yang perlu untuk beroperasi di daerah berbahaya.
    Rotor dari generator dapat berupa ‘silinder’ atau ‘salient‘ dalam konstruksi. Synchronous motor hampir selalu memiliki rotor kutub salient. Mesin dengan empat atau lebih kutub selalu menonjol dari jenis tiang rotor.
   Rotor kutub silinder digunakan untuk generator dua kutub, dan generator ini biasanya didorong oleh uap atau gas turbin pada 3600 rpm selama 60 Hz atau 3000 rpm untuk operasi 50 Hz dan memiliki kekuatan peringkat keluaran di atas 30 megawatt. ( Baca juga: Teori Operasi Turbine Flow Meter)
    Metode pendinginan dan jenis bearing umumnya sama. 

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.