Bagaimana Akun Setelah Meninggal?

Bagaimana Akun Setelah Meninggal?

Media sosial terus berkembang dan semakin pesat, Facebook, Instagram, Twitter, Google Plus, Pinterest, Tumblr, Flickr, LinkedIn, As.FM terus melakukan penyempurnaan. Sebagai pengguna medsos, mulai muncul pertanyaan, bagaimana akun setelah meninggal?

Setiap hari, bahkan setiap jam kita mengunggah photo-photo kita, berinteraksi dengan orang lain melalui internet. sehingga secara sengaja banyak info selama kehidupan kita tersimpan di dunia maya. Lalu apa yang terjadi dari seluruh informasi yang kita bagikan itu setelah meninggal?

Baca Juga :  Cara Kerja Piezoelektrik dan Pengertiannya
Bagaimana Akun Setelah Meninggal?
Bagaimana Akun Setelah Meninggal?

Google

Pada tahun 2013 lalu, Google membuat fitur bagi penggunanya yang disebut Inactive Account manager. Fitur ini memungkinkan pengguna mendikte apa yang terjadi pada pesan Gmail dana data pengguna dari layanan Google lainnya jika akun tersebut lama tidak aktif.

Sebuah tawaran untuk mempercayakan aku kepada kontak terpercaya, sehingga akan memberikan akses kontrol penuh setelah pemilik meninggal dunia.

Facebook

Begitu juga dengan layanan terkenal Facebook, pra tahun 2015 facebook mengijinkan kontak yang masih ada untuk mengabadikan profil, yang berarti bahwa dibekukan dan dihapus dari penelusuran publik ataupun pemberitahuan, untuk dilihat hanya oleh orang-orang dari daftar teman pengguna atau dihapus.

Sekitar tahun 2015, facebook mengijinkan penunjukkan kontak lawas, yang memungkinkan pemilik kontak tersebut untuk mengakses bagian profil pemilik akun yang telah meninggal. Untuk melakukan mengeposkan status, menanggapi permintaan pertemanan, memperbarui tampilan dan foto profil serta mengarsipkan posting dan photo-photo.

Facebook menyediakan formulir pelaporan untuk pemilik akun teman atau saudara yang telah meninggal dunia, formulir itu berjudul “Laporkan Profil Orang Yang meninggal”. Dalam formulir, kita bisa mengisi keterangan dan bukti surat kematian atau link (tautan0 khabar soal kematian orang yang dilaporkan.

Sementara Microsoft, Twitter, Yahoo dan Instagram mulai mengembangkan rencana yang sama, yaitu bagaimana akun setelah meninggal.

Twitter

Twitter tidak menyediakan ahli waris bagi akun-akunnya, namun akun dapat dihapus oleh seseorang yang merupakan keluarga. Dengan menginformasikan kebenaran disertai data-data yang jelas.

Seperti facebook, twitter juga menyediakan formulir pelaporan, dan diminta bukti-bukti terkait, misalnya kartu identitas atau akte kematian.

Instagram

Kemudahan ada di Instagram, pelaporan kematian bisa dilakukan oleh siapa saja. Tetapi hanya anggota keluarga yang bisa meminta untuk penghapusan akun tersebut. Sama seperti facebook, Instagram juga menyediakan formulir dan penyerahan bukti-bukti yang diminta.

Perkembangan teknologi media sosial dan layanan dunia maya lainnya telah melahirkan pepatah “ gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan akun”

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *