Bagaimana cara kerja bateraiAbi Blog

Bagaimana cara kerja baterai

Baterai memiliki tiga bagian penting didalamnya, bagian-bagian baterai itu antara lain adalah:

1. Anoda (-),
2. Katoda (+),
3. Elektrolit.
Cara kerja Baterai
Cara kerja Baterai
Sisi positif dan negatif inilah yang kontak/terhubung dengan perangkat yang membutuhkan daya baterai.
Cara kerja baterai tidak lepas dari reaksi kimia didalam baterai tersebut. Reaksi kimia di dalam baterai menyebabkan penumpukan elektron di anoda, hal ini tentunya akan menyebabkan perbedaan potensial di antara katoda dan anoda.
Sebuah build-up yang tidak stabil dari elektron, elektron mengatur diri dan menyingkir dari perbedaan tersebut.
 Dengan cara khusus, elektron saling menolak dan mencoba untuk ke sisi atau kutub yang memiliki elektron yang lebih sedikit.
Di dalam baterai, satu satunya pilihan elektron untuk berpindah adalah di katoda. Tapi elektrolit tidak memungkinkan elektron berpindah langsung dari anoda ke katoda. Karena baterai adalah sebuah sirkuit tertutup maka tidak akan perpindahan yang terjadi di internal baterai.
Cara memindahkan elektron adalah dengan menghubungkan antara anoda dan katoda menggunakan kawat eksternal.
Dengan menggunakan indikator sebuah lampu maka akan kita lihat efek perpindahan energi dari anoda ke katoda yang mampu menyalakan lampu tersebut.
Namun tentunya ada jumlah terbatas beda muatan antara anoda dan katoda , hal itulah yang mempengaruhi umur dari baterai.
Proses akan menjadi terbalik pada saat kita melakukan pengisian baterai, arus yang kita masukkan ke dalam baterai dirubah dalam reaksi elektrokimia yang mengakibatkan perbedaan muatan/potensial diantara anoda dan katoda.
Gearbest  promotion
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *