Baja PHSS Precipitation Hardening Stainless SteelAbi Blog

Baja  Stainless Steel PHSS (Precipitation Hardening Stainless Steel)

Pengertian material PHSS

Baja tahan karat (stainless steel) jenis PH (Precipitation Hardening), adalah salah satu jenis SS yang dibuat dari paduan material SS tahan korosi dengan pemanasan hingga memberikan kekuatan tarik antara 850Mpa hingga 1700Mpa serta menhasilkan kekuatan antara 520Mpa hingga 1500Mpa, jadi sekitar tiga atau empat kali kekuatan dari SS Austenitik jenis 304 atau 316.

Jenis SS ini sering digunakan pada industri minyak dan gas (Oil and Gas Industry), industri nuklir dan teknologi pesawat terbang, dimana dibutuhkan kombinasi kekuatan yang tinggi, ketahanan terhadap korosi, terutama ketangguhan.

Baja  Stainless Steel PHSS (Precipitation Hardening Stainless Steel)
Baja  Stainless Steel PHSS (Precipitation Hardening Stainless Steel)

Baca juga: Istilah dan definisi yang berhubungan dengan Stainless Steel 2

Jenis material PHSS

Material PHSS dibagi menjadi tiga jenis utama, yaitu:

  1. Martensitik rendah Karbon (Low Carbon Martensitic)
  2. Semi austenitik (Semi Austenitic)
  3. Austenitik.

Komposisi khusus material PHSS

Spesifikasi Nama umum Tipe Tipe analisis kimia
C Mn cr Ni Mo cu Al Ti lainnya
A693 Tp630 17/4PH martensitik 0,05 0,75 16,5 4,25 4,25 nb 0,3
FV 520 austenitik-martensitik 0,05 0,6 14,5 4,75 1,4 1,7 nb 0,3
A693 Tp631 17/7PH austenitik-martensitik 0,06 0,7 17,25 7,25 1,25
PH 15/7 Mo austenitik-martensitik 0,06 0,7 15,25 7,25 2,6 1,3
A286 austenitik 0,04 1,45 15,25 26,0 1,25 0,15 2,15 V 0,25

B 0,007

Jenis baja PH martensitik  17/4PH adalah jenis yang umum, berugbah menjadi martensitik pada suhu rendah, biasanya sekitar 2500C, dan diperkuat di antara suhu 480 hingga 6200C.

PHSS austenitik-martensitik awalnya adalah jenis austenitik, setelah dilakukan proses pada siklus pemanasan kedua pada suhu 7500C dalam dua jam, sebelum pendinginan hingga kembali ke suhu normal (ruang) membentuk jenis martensitik. Beberapa paduan perlu pendinginan hingga antara -50 sampai -600C selama 8 jam, hal ini untuk memastikan perubahan penuh menjadi austenitik / struktur martensitik stabil. Meskipun pada jenis PHSS paling umum digunakan, yaitu FV520 dan 17/7PH tidak memerlukan pendinginan untuk mengembangkan sifat yang optimal.

Baca juga : Istilah dan definisi  yang berhubungan dengan Stainless Steel 1

Ageing (penuaan) pada paduan ini terjadi pada suhu 500-6000C. Tingkatan austentik stabil ke suhu ruang, perbaikan dan kekuatan dari endapan yang dibentuk oleh penuaan pada suhu 650-7500C. Nilai ini sepenuhnya austentik yang dapat menunjukkan ketangguhan yang baik dan beberapa dapat digunakan pada suhu kriogenik.

Untuk dapat dilas dengan baik, dianjurkan untuk ketiga jenis paduan dilakukan di anneal, solusi diperlukan atau kondisi overage. Paduan dalam bentuk lemaran atau strip mungkin dalam kondisi kerja yang dingin mampu di las dengan cara serius.

Material PHSS dapat dilakukan pengelasan dengan mesin las ARC (arc welding) namun tetap yang terbaik menggunakan TIG (GTAW), karena proses ini menghasilkan las terbersih.  Ketangguhan lebih baik bisa didapat dengan menggunakan proses power beam (electron beam atau pengelasan laser).

Jika pengendalian penyambungan jenis 17/4PH gagal, sepanjang garis sambungan (fusi) mungkin menghasilkan retakan selama proses ageing (penuaan). Dalam kondisi ini perlu pengelasan tetap dalam kondisi overage kemudian dipanaskan kembali didikuti PWHT. (PWHT tidak mungkin dilakukan jika logam filler duplex menjadi martensitik pada suhu 2000C).

WHT terdiri dari perendaman pada suhu 7500C dan suhu ruang untuk memastikan bahwa 100%penuaan 5000C. Hal ini akan menghasilkan UTS sebesar 900 hingga , menghasilkan kekuatan 800 hingga 900Mpa dan daktilitas sekitar 15% (tergantung pada komposisi paduan dan perlakuan suhu saat proses penuaan).

Baca juga : Memahami Komposisi dan Spesifikasi Stainless Steel Tipe 304 dan 304L

Untuk paduan yang mengadung aluminium (misalnya 17/7PH), penggunaan MMA dan welding arc harus dihindarkan kareng baik pada aluminium akan hilang selama pengelasan.

Disarankan PHSS austenitik dilas dalam kondisi solusi treat, proses penuaan sangat lamban, membutuhkan sekitar 15 jam pada suhu 7200C, untuk meningkatkan kekuatan penuh, ini berarti bahwa HAZ hampir 5tidak berubah dari logam induk, kekuatan optimal sehingga dapat ditingkatkan selama paska pengelasan.

Paduan untuk teknologi pesawat terbang seperti AMS5858 atau setara dengan A286 telah diproduksi dengan kemampuan perbaikan las. kelas 17/10P sangat sensitif dan tidak dapat dilas dengan pencocokan pengisi 312 (29Cr/9Ni) filler memberikan hasil terbaik, meskipun retak panas pada HAZ mungkin terjadi.

tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *