Rangkaian Elektronik Sederhana Memberi Rasa Aman pada Kendaraan

Diposting pada

Belajar Membuat Rangkaian Elektronika Sederhana

Belajar membuat rangkaian elektronika sederhana tentu tantangan tersendiri bagimu. Selain merangkai komponen, hal-hal bermanfaat akan kamu temukan sewaktu berproses. Di sekitarmu segala sesuatu tidak terlepas dari rangkaian elektronika, seperti televisi, radio, kulkas, alarm anti maling, dan beberapa alat lainnya. Selain dapat mengurangi biaya membeli, membuat rangkaian elektronika pun dapat kamu gunakan sebagai alternatif mata pencarian.

Pada kesempatan kali ini, pembahasan tentang rangkaian elektronika sederhana dapat kamu terapkan di rumah. Semisal kamu ingin membuat alarm anti maling, komponen elektronika yang digunakan untuk membuat rangkaian tersebut, skema atau layout, dan prinsip kerja dari alarm anti maling harus kamu pahami terlebih dahulu, dengan membaca artikel ini, kamu akan belajar membuat rangkaian sederhana tanpa perlu bersusah-payah.

ALARM ANTI MALING

Fungsi alarm anti maling tentunya kamu butuh kan untuk menjaga keamanan di tempat kerja atau pun di rumah. Kamu perlu menggunakan komponen unit receiver CXA1019; komponen IC tunggal yang menggunakan modul radio FM dan mudah kamu temukan di toko elektronik terdekat.

Baca Juga :  Belajar Rangkaian Elektronika Berupa Power Supply untuk Pemula

Rangkaian itu harus diatur ke frekuensi transmiter. Saat pemancar dan sinyal yang diterima oleh rangkaian radio FM, maka suara akan muncul berupa desisan yang diterima oleh output penerima.

Ketika transistor T2 atau BC548 di dalam rangkaian anti maling tidak aktif, komponen transmiter T3 relay driver pun mendapatkan basis maju yang dibiaskan melalui komponen resistor 10k R5 dan komponen relay akan memperoleh energi.

Baca Juga :  3 Cara Menghilangkan Daya Magnet

Belajar membuat rangkaian elektronika sederhana seperti sistem alarm keamanan ini dapat kamu pasang pada kendaraan apa pun yang mempunyai sistem suplai DC sebesar 6 sampai 12 V. ketika kendaraanmu didatangi oleh pencuri, akan terjadi kontak antar kendaraan menggunakan rangkaian radio yang menjadi pemancar untuk mengaktifkan alarm.

Desis sinyal AC akan digabungkan sehingga relay beralih ke rangkaian audio transformator. Sinyal AC yang sudah diperbaiki dan sudah tersaring oleh komponen diode D1 dan komponen kapasitor C8, serta komponen tegangan DC positif akan membias kearah komponen transistor T2.

Baca Juga :  Cara membuat softstarter sederhana

Saat transistor T2 aktif, kemudian akan menarik basis transistor relay TY3 ke permukaan. Relay akan aktif dan alarm terhubung melalui komponen relay N/C berbunyi meski kabelnya dirusak oleh maling.belajar membuat rangkaian elektronika sederhana

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.