Berbagai Metode Pengolahan Limbah Dan Peranan Bioteknologi Dalam Pengelolaannya

Diposting pada

Bioteknologi, Limbah dan Sampah

Bioteknologi. Pertambahan jumlah penduduk dan peningkatan aktivitas konsumsi manusia, menyebabkan semakin bertambahnya zat sisa atau limbah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia tersebut.

Limbah hasil aktivitas manusia atau sering disebut juga sebagai sampah tersebut, kini menjadi permasalahan lingkungan yang cukup serius karena mempengaruhi kualitas hidup makhluk hidup lainnya. Ditambah lagi adanya limbah industri juga turut mengancam keberlangsungan ekosistem lingkungan.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan suatu upaya untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan akibat limbah tersebut. Salah satunya adalah menggunakan bioteknologi pada proses pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Bioteknologi limbah sampah
Bioteknologi limbah sampah

Pengertian Bioteknologi

Dilihat dari asal katanya, bioteknologi terdiri dari dua kata yakni bio dan teknologi yang berarti pemanfaatan organisme atau suatu sistem hidup untuk memberikan solusi bagi permasalahan manusia serta menghasilkan suatu produk yang berdaya guna.

Bioteknologi juga bisa diartikan sebagai suatu aplikasi terpadu antara mikrobiologi, rekayasa kimia dan biokimia untuk menghasilkan suatu teknologi berkemampuan pembiakan mikroba, sel maupun jaringan demi kemajuan perkembangan industri, pertanian maupun kesehatan.

Pengertian Limbah

Limbah disebut juga sebagai buangan atau bahan sisa yang dihasilkan dari proses produksi industri maupun produksi rumah tangga yang keberadaannya dipandang tidak memiliki nilai ekonomis.

Baca Juga :  Satu Lagi Sumber Energi Alternatif Masa Depan, Pasir

Limbah pada umumnya berbentuk padat, cair dan gas. Limbah padat biasanya berupa hasil buangan industri yang berbentuk lumpur, bubur atau padatan yang bisa didaur ulang maupun tidak bisa didaur ulang.

Limbah cair merupakan sisa produksi atau sisa aktivitas yang berbentuk cair. Selain itu, ada pula limbah gas yang merupakan sisa produksi berbentuk gas atau asap.

Bioteknologi Pada Proses Pengolahan Limbah

Untuk mengurangi dampak negatif dari keberadaan limbah maupun sampah sisa produksi diperlukan suatu tindakan untuk mengelola sampah tersebut. Upaya yang dapat dilakukan di antaranya menimbun sampah, membakar sampah, atau mendaur ulang sampah tersebut. Dari semua upaya tersebut, mendaur ulang sampah atau limbah merupakan cara yang terbaik karena lebih ramah lingkungan.

Pengelolaan Sampah Industri

Sampah yang berupa sampah organik atau berupa tumbuh-tumbuhan bisa diolah menggunakan metode pirolisis. Metode ini melakukan proses dekomposisi sampah menggunakan temperatur tinggi di kondisi tanpa oksigen (anaerob). Metode ini menghasilkan arang, gas metana dan bahan organik lain yang bisa digunakan sebagai bahan bakar.

Sedangkan sampah yang berbentuk plastik bisa diolah kembali menjadi barang baru dengan pencampuran bahan baku lain untuk meningkatkan kualitasnya. Selain itu, perlu adanya upaya pembatasan penggunaan plastik sebagai kemasan untuk mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan.

Baca Juga :  XPTHC-300-3 ARC Plasma Cutting

Pengolahan Air Limbah Industri

Limbah hasil industri biasanya memiliki kandungan yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk mengolah limbah cair tersebut menjadi netral atau tidak beracun dan lebih ramah lingkungan.

Salah satu caranya dengan memakai bioteknologi untuk mengelola limbah cair hasil industri. Metode ini menggunakan bakteri pengurai, jamur dan protista untuk menetralkan limbah cair industri sehingga air buangan yang dihasilkan benar-benar aman bagi lingkungan.

Pengelolaan air limbah hasil industri menggunakan metode bioteknologi dapat dilakukan dengan beberapa tahapan seperti berikut ini.

1) Tahap Pengumpulan Limbah

Pertama-tama limbah cair baik dari industri maupun rumah tangga dialirkan ke saluran bawah tanah untuk kemudian dikumpulkan ke dalam suatu pusat pengelolaan

2) Tahap Pemisahan

Proses ini memisahkan limbah yang masuk ke tempat pengelolaan dari material dan sampah-sampah seperti kertas, besi, potongan kayu dan sampah lainnya.

3) Tahap Pengaliran Limbah

Limbah cair yang sudah bersih dari material sampah kemudian dialirkan melalui lubang-lubang kecil. Lubang-lubang kecil ini berfungsi untuk menyaring kerikil dan pasir yang masih tersisa.

4) Tahap Pengendapan

Proses selanjutnya adalah mengalirkan limbah cair ke tangki-tangki penampung untuk kemudian mengalami proses pengendapan. Jika masih ada material yang tersisa, maka material tersebut akan mengendap di dasar tangki.

Baca Juga :  Toshiba memperkenalkan SSD memori flash 3D 64-layer dalam satu paket

5) Tahap Proses Aerob

Setelah mengalami pengendapan, cairan yang tersisa kemudian dialirkan ke dalam alat pengelolaan sekunder. Di dalam alat pengelolaan sekunder ini terjadlah proses aerob dimana mikroorganisme akan memecah materi organik menjadi mineral, gas dan air.

6) Tahap Pengaliran Air Hasil Proses Aerob

Air hasil proses aerob sudah memiliki tingkat pencemaran yang rendah atau bisa dikategorikan sebagai air bersih sehingga bisa dialirkan ke sungai atau ke tempat lain untuk dimanfaatkan kembali.

7) Tahap Pembuangan Sisa Endapan

Sisa endapan hasil pengolahan limbah cair bisa dibuang atau digunakan sebagai pupuk.

Pengolahan Limbah Minyak Bumi

Limbah minyak bumi termasuk limbah yang sulit dan memerlukan waktu lama untuk dibersihkan. Namun, dengan metode bioteknologi, limbah minyak bumi dapat diatasi menggunakan cara-cara yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai contoh penggunaan bakteri pemakan oli untuk mengatasi pencemaran laut serta menggunakan jamur dan mikroba untuk menguraikan minyak pada plastik dan parafin.

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

One thought on “Berbagai Metode Pengolahan Limbah Dan Peranan Bioteknologi Dalam Pengelolaannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.