Menghitung Plumbing Untuk Rumah Hunian Terbilang Mudah, Kok!

Diposting pada

Plumbing bukan sekadar perlengkapan tambahan yang dipandang sebelah mata. Pemasangan plumbing sangat berpengaruh terhadap kegiatan makan, minum, mandi, dan mck. Nah, untuk mengetahui kebutuhan plumbing, kamu perlu mengetahui cara hitung plumbing agar sesuai dengan rencana dan kebutuhan.

Cara hitung plumbing
Cara hitung plumbing

Cara hitung plumbing

Teknis plumbing di rumah hunian

Sebagai informasi, sebelum mengetahui cara hitung plumbing, instalasi plumbing merupakan pipa-pipa yang kerap digunakan untuk menyediakan air bersih bagi rumah atau pun apartemen yang sumbernya berasal dari PDAM, lalu dimasukkan ke dalamgroundwater tank (gtw), lantas sumber air sebenarnya berasal dari sumber air tanah atau sumur dalam (deep well) dimasukkan ke dalam rawwater tank (rwt).

Setelah mengetahui latar belakang pembahasan dan sistem plumbing untuk penyedia air di rumah hunian, kini sudah saatnya saya akan membahas tentang rumus praktis cara hitung plumbing. Namun, untuk mempermudahmu dalam menghitung plumbing, saya menyertakan contoh soal.

Baca Juga :  Cara Membuat Router di Virtualbox Melalui Windows XP

Menghitung plumbing menggunakan contoh soal

Silakan memperkirakan jumlah penghuni

perbandingan luas lantai yang efektif × luas bangunan gedung

Contohnya:

Dalam suatu hunian yang memiliki luas 42000 m² dengan perbandingan luas lantai yang efektif.

Kamu bisa menggunakan persamaan sebagai berikut:

(0,6) × (42000)/ 5= 5040 orang

Perhitungan penggunaan air bersih

Jumlah penghuni × penggunaan air bersih rata-rata per hari.

Contoh:

Lanjutan dari soal sebelumnya, yang sudah diketahui jumlah penghuni, yaitu 5040 orang dalam suatu rumah hunian yang mempunyai pemakaian air bersih sebanyak 100 liter per hari per orangnya.

Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

5040 × 100 = 504 m³/ hari.

Setelah kamu mengetahui jumlah penghuni dan penggunaan air bersih, maka kamu perlu menghitung debit air rata-rata per hari menggunakan rumus:

120% × pemakaian rata-rata air bersih per hari.

Contoh lanjutan soalnya:

(1,20) x (504) = 604,8 m³/ hari.

Jika ingin, kamu bisa memastikan dengan menghitung penggunaan air bersih per jam menggunakan rumus:

Debit air rata-rata per hari ÷ lamanya penggunaan air per jam.

Pengaplikasian dalam bentuk soal lanjutannya:

(604,8)/ 8 = 75,6 m³/jam.

Sisanya, kamu akan menghitung air pada jam puncak penggunaan yang memakai rumus penggunaan air bersih per jam × 2.

Contoh:

75,6 m³/jam ×2= 151,2 m³/jam.

Cara hitung plumbing ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. Tak heran beberapa masyarakat terasa sulit mengatur hitungan plumbing jika di dalam pikiran mereka sudah terstigma bahwa teknis penghitungan teramat sulit.

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.