Cara Kerja Plumbing dan Teknis Pengerjaan Plumbing

Namun, ada kalanya plumbing patut kita perhatikan agar teknologi pemipaan berserta peralatannya bisa digunakan secara maksimal untuk menyediakan air bersih, mulai dari kualitas hingga kuantitas yang memenuhi kriteria tertentu dan meliputi pembuangan air bekas atau kotor dari suatu tempat agarmemberi dampak sehat dan nyaman. Maka dari itu, kamu harus tahu cara kerja plumbing sebelum mengaplikasikannya.

Baca Juga :  Cara Memperbaiki Kipas Angin (Disertai Gambar)
Cara Kerja Plumbing
Cara Kerja Plumbing

Cara Kerja Plumbing

Membuat Metode Instalasi

Pada perjumpaan kali ini saya akan mengulas tentang cara kerja plumbing, yang saya khusus membahas tentang pemasangan instalasi air bersih yang bisa kamu aplikasikan suatu saat nanti.

Kalau kamu bersedia membaca artikel ini, akan saya buka dengan membuat metode instalasi sebelum mengerjakan pemasangan plumbing. Peran metode instalasi sangat berguna karena dilakukan secara sistematis dan cermat agar kebutuhan air bagi para penghuni bangunan dapat terpenuhi dengan baik dan kontinu.

Teknis Pengerjaan Plumbing

Setelah mengetahui bila metode instalasi memiliki peran penting dalam teknis pengerjaan plumbing. Saya akan membahas hal-hal lain yang berkenaan dengan pemasangan atau cara kerja plumbing untuk instalasi air bersih.

  1. Membuat denah pada pemasangan instalasi air bersih menjadi hal wajib yang kamu ketahui pertama kali. Selanjutnya membuat diagram isometrik yang memiliki kegunaan untuk menentukan jalur-jalur instalasi pipa yang akan kamu pasang.
  2. Cara kerja plumbing selanjutnya adalah pemasangan pipa baru bisa dilakukan jika pengecoran pada bata selesai, meski sebelum plesteran dan acian. Hal ini mencegah agar menghindari bobokan yang bisa menyebabkan keretakan pada dinding.
  3. Kalau kamu memasangplumbing di luar bangunan, seperti pipa saluran air hujan, saya sarankan dikerjakan setelah pekerjaan plesteran selesai.
  4. Pemasangan secara sparing biasanya dilakukan pada pipa yang melalui pelatbalok, dakatau pun kolam beton sebelum dilakukan pengecoran.
  5. Pipa yang sudah diposisikan secara tepat harus segera kamu tutup dengan plug atau dop yang kuat demi menghindari kotoran yang masuk dan menyebabkan penyumbatan.
  6. Jangan lupa untuk menghindari belokan pipa atau knik pipa dari daerah pembakaran dan kalau pipa akan kamu letakkan di kamar mandi silakan disesuaikan dengan saniter.

Demikianlah informasi singkat terkait cara kerja plumbing yang bisa kamu pahami sembari menikmati secangkir teh hangat. Sekian dari saya, semoga bermanfaat, dan terima kasih.

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *