Cara men-stack antena Yagi

Persiapan men-stack antena Yagi

Sebelum mengetahui cara men-stack antena model yagi sebelumnya kita harus mengetahui apa tujuan men-stack antena yagi. 

Tujuan men-stack antena Yagi

Tujuan men-stack atau menyusun beberapa antena Yagi adalah untuk mengurangi beamwidth, karena antena dengan beamwidth akan semakin optimal dalam kinerjanya untuk mendapatkan gain yang lebih baik.
Antena yagi yang disusun secara vertikal akan mengurangi beamwidth vertikalnya atau “H” plane-nya yang terpolarisasi dari bidang horisontal.
Sementara penyusunan secara horisontal akan menghasilkan beamwidth yang sempit/ kecil padsa horisontal atau “E” plane-nya.
Dalam beberapa kasus bahwa gangguan / interferensi antara titik atau ke titik main lobe, penurunan beamwidth adalah pertimbangan yang lebih penting daripada peningkatan gain.
Namun dalam praktek prioritas dalam men-stack antena yagi untuk mendapatkan gain yang lebih baik.
Secara teori peningkatan hingga hampir pada batas 3dB mungkin didapatkan pada pembuatan antena yagi susun. Namun dalam praktek tentunya angka tersebut angka yang luar biasa.
Pada kenyataannya peningkatan gain hanya hingga dua kali lebih besar dari 3dB, meskipun dengan membuat antena yagi 2m dengan 13 elemen pada boom sepanjang enam meter.
Bayangkan untuk meningkatkan dengan harapan gain yang lebih baik, misalnya dengan boom 12 meter yang menghasilkan 3dB atau mendekati.
Cara men-stack antena Yagi
Baca Juga :  Apakah yang dimaksud dengan Electrical Engineering
Apakah tidak menjadi masalah dengan penempatan rotator dan kekuatan rotator, belum lagi pertimbangan kekuatan angin yang mengenai permukaannya . Yang penting juga apa kata tetangga ??

Cara penyusunan atau stack yagi

Aturan yang biasa dipakai adalah menyusun di dua pertiga dari panjang booming, hal ini didasarkan pada tujuan pembuatan antena yagi susun untuk mencapai nilai 3dB per satu yagi.
Pada setengah panjang booming lobe yang besar muncul pada setiap sisi dari main lobe dan 14dB dibawah. Ini disebut “grating” lobeyang disebabkan oleh proses pola perkalian hingga hal itu muncul dalam area main lobe dari sebuah yagi tunggal. Peningkatan gain 2,85dB.
Sementara di dua pertiga boom, gain meningkat menjadi lebih dari 3dB lebih dalam satu yagidan lobe sebelah kiri menjadi kurang dari 8dB di bawah main lobe.
Untuk mengurangi interferensi dari beberapa titik ke satu titik atau bawah main lobe hal itu tidak akan banyak berpengaruh. Pola ini menjadi sangat kotor.
Ide untuk meningkatkan gain 3dB dengan menyusun dua buah antena yagi adalah dengan konsep daerah tangkapan. Hal ini menjelaskan bahwa gain 3dB diperoleh ketika daerah tangkapan menyentuh dan tidak tumpang tindih.
Ide ini tidak menyebabkan jarak susun karena meskipun penangkapan atau daerah yang efektif (efective area) dapat dihitung dengan rumus:

A=Gain x Panjang gelombang / (4 x Pi)

Hal ini tidak menentukan bentuk dan luas area.
Tidak diragukana bahwa ide tentang area penangkap atau efective area sangata berguna sebagai pertimbangan dalam pembuatan antena yagi susun.
Pola bersih dan tidak ada kisi grating lobe. Kenaikan Gain lebih dari 2,5dB pada kondisi tunggal.
Baca Juga :  Pemahaman Semikonduktor Dioda
Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *