Cara Mengecek Kapasitor, Jenis dan FungsiAbi Blog

Mengenal Jenis Dan Fungsi Kapasitor Beserta Cara Mengecek Kerusakannya

Memahami cara mengecek kapasitor, kapasitor pada umumnya berfungsi sebagai penyimpan energi untuk sementara waktu. Namun, dengan seiring berkembangnya teknologi elektronika. Kapasitor atau disebut juga Kondensator, menjadi pencari gelombang radio pada sebuah rangkaian Tuner. Kapasitor juga berguna untuk meratakan arus dan mem-filter rangkaian Power Supply.

Cara mengecek Kapasitor
Jenis – jenis Kapasitor

Cara membaca nilai Kapasitor : Cara membaca nilai Kapasitor / Kondensator berbagai jenis

Jenis Kapasitor

Farad / F merupakan satuan nilai dari kapasitor, berdasarkan cara pemasangan-nya kapasitor ini dibagi menjadi dua jenis yakni :

1. Kapasitor Tetap,

Jenis kapasitor ini dibagi menjadi dua jenis. Pertama adalah jenis non polar tanpa kutub yang artinya cara pemasangan-nya bisa di bolak-balik, seperti pada Kapasitor Mika, Kapasitor Kertas, dan Kapasitor Keramik.

Kedua adalah jenis Kapasitor bipolar yang memiliki dua buah kutub yaitu, kutub positif dan negatif. Seperti pada Elco Electrolyte Condensator atau kapasitor Tantalum.

2. Kapasitor Variabel

Kapasitor Variabel atau Varco/Variable Condensator yang merupakan jenis kapasitor dengan nilai yang dapat diubah.

Lebih detail dibahas dalam artikel ini : Kapasitor, jenis, fungsi dan karakternya

Cara Mengecek Kapasitor Rusak :

Terdapat dua cara untuk menentukan apakah kapasitor Anda masih baik atau sudah rusak.

1. Lakukan Cek Fisik

Langkah pertama untuk mengidentifikasi suatu kerusakan pada Kapasitor adalah melakukan cek fisik dengan melihat kondisi fisik dari Kapasitor. Apabila terlihat sudah cukup mengembang atau justru sudah pecah, artinya Kapasitor sudah rusak atau tidak bagus.

2. Hubungkan Sumber Listrik

Metode ini cukup beresiko, siapapun tentu tidak ingin tersengat tegangan listrik baik itu rendah atau tinggi. Akan tetapi inilah cara yang paling efektif untuk menguji apakah Kapasitor masih berfungsi dengan baik atau sudah rusak.

Caranya, yaitu hubungkan kedua kaki atau kabel dari kapasitor pada tegangan langsung. Hal terpenting adalah memastikan bahwa kabel-nya masih ter-isolasi.

Apabila pada percobaan itu terdapat percikan api, berarti Kapasitor Anda masih berfungsi dengan baik. Namun jika percikan-nya sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali, berarti Kapasitor Anda sudah tidak bisa di gunakan atau rusak.

Langkah-langkah di atas bisa saja Anda praktekkan sendiri di rumah, tetap sebaiknya dilakukan dengan pengawasan dari mentor atau pembimbing yang berpengalaman.Jangan lupa, selalu teliti dan berhati-hatilah dalam pengujian yang berhubungan dengan tegangan listrik. Karena kelalaian pada tegangan listrik dapat menimbulkan bahaya seperti, kebakaran, tersetrum, atau bahkan ledakan.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang komponen-komponen elektronika, selamat mencoba dan semoga berhasil.

Pembahasan khusus tentang Kondensator : Kondensator

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *