Cara menghitung nilai Kapasitansi pada KapasitorAbi Blog

Cara menghitung nilai Kapasitansi pada Kapasitor

Apakah kapasitansi?

Kapasitansi adalah nilai dari sebuah kapasitor.

Apakah satuan kapasitansi kapasitor?

Satuan kapasitansi sebuah kapasitor adalah farad.

Apa yang dimaksud dengan kapasitor memiliki nilai 1 farad?

Sebuah kapasitor disebut memiliki nilai kapasitansi sebesar 1 farad jika arus listrik sebesar 1 ampere mengalir ke dalam kapasitor tersebut dengan perubahan tegangan kerja pada tingkat 1 V/s.

Arus yang mengalir di dalam kapasitor adalah sebanding dengan nilai kapasitansi (C) dan perubahan tegangan yang diterapkan. Dalam rumus sebagai berikut:

I = C x (perubahan tegangan yang diterapkan)

Penghitungan nilai kapasitansi pada Kapasitor
Penghitungan nilai kapasitansi pada Kapasitor

Nilai perubahan tegangan sering menggunakan ekspresi: dv/dt, dimana:

  1. Dv merupakan nilai perubahan yang sangat kecil dalam satuan volt
  2. Dt merupakan nilai perubahan kecil dalam satuan waktu (time)

Dengan demikian:

I = C (dv/dt)

Contoh soal tentang rumus-rumus diatas:

Tersedia tegangan dengan range atau tingkat antara 3 volt hingga 12 volt dalam waktu / periode 0,1 detik (s). Jika tegangan tersebut dimasukkan/diterapkan ke kapasitor yang memiliki nilai kapasitansi sebesar 22µF, maka tentukan besar arus listrik yang mengalir.

Penyelesaian soal:

Nilai arus yang mengalir adalah:

I = C (perubahan tegangan yang diterapkan)

Sehingga:

I  = C (perubahan tegangan/waktu)

I = 22 x 10-6 ((12-3 / 0,1))

Kemudian:

I = 22 x 10-6 x (9/0,1)

I = 22 x 90 x 10-6

I = 1,98 x 10-3

I = 1,98mA

tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *