Yuk Ketahui Cara Menghitung Plumbing

Mengapa saya anggap vital? Jawabannya dapat segera kamu bayangkan sendiri bagaimana repotnya jika suatu hunian yang berisi beberapa orang yang sudah pastinya setiap hari tidak bisa lepas dari penggunaan air. Kegiatan makan, minum, mandi dan MCK, apakah bisa kita lakukan tanpa menggunakan air? Tentunya tidak. Nah, demi kelancaran dan kenyamanan suatu hunian sudah selayaknya kita memperhatikan dengan detail semua kebutuhan dan ketersediaan air untuk seluruh penghuni rumah bukan? Itulah sebabnya kita perlu mengetahui cara perhitungan plumbing untuk hunian kita sebelum memikirkan lebih lanjut mengenai perancangan dan pemasangan instalasi plumbing pada hunian kita.

Baca Juga :  Yuk Ketahui Cara Membaca Gambar Plumbing
Cara Perhitungan Plumbing
Cara Perhitungan Plumbing

Cara Perhitungan Plumbing

Cara Praktis Menghitung Plumbing

Untuk informasi, instalasi plumbing ini merupakan pipa-pipa yang digunakan untuk upaya penyediaan air bersih bagi suatu hunian yang sumbernya diambil dari PDAM lalu dimasukkan ke dalam GTW (ground water tank), kemudian sumber air yang bersumber dari tanah atau sumur dalam (deep well) dimasukkan ke dalam RWT (raw water tank).

Nah, sekarang waktunya kita bahas langsung saja ya mengenai cara perhitungan plumbing supaya rasa penasaranmu segera sirna, saya akan menjelaskan beberapa rumus praktis cara menghitung instalasi plumbing, sebagai berikut:

Contoh Soal dan Cara Menghitung Plumbing

1. Perkiraan jumlah penghuni

= perbandingan luas lantai yang efektif × luas bangunan gedung.

Contohnya:

Dalam suatu hunian yang memiliki luas 42000 m² dengan perbandingan luas lantai yang efektif

Maka bisa menggunakan persamaan sebagai berikut: (0,6) × (42000)/ 5= 5040 orang.

2. Perhitungan pemakaian air bersih

= jumlah penghuni × pemakaian air bersih rata-rata per hari.

Contohnya:

Lanjutan dari soal di atas, yang telah diketahui jumlah penghuninya yaitu 5040 orang dalam suatu hunian yang memiliki pemakaian air bersih sebesar 100 liter per hari per orangnya maka perhitungannya adalah sebagai berikut: 5040 × 100 = 504 m³/ hari.

3. Menghitung debit air rata-rata per hari

Dengan rumus:

120% × pemakaian rata-rata air bersih per hari. Contoh lanjutan soalnya: (1,20) x (504) = 604,8 m³/ hari.

4. Menghitung penggunaan air bersihnya per jam

Dengan rumus

= debit air rata-rata per hari ÷ lamanya penggunaan air per jam.

Pengaplikasian dalam bentuk soal lanjutannya: (604,8)/ 8 = 75,6 m³/jam.

5. Menghitung penggunaan air pada jam puncak

Menggunakan rumus

= penggunaan air bersih perjam×2.

Contoh pengaplikasian seperti ini: 75,6 m³/jam ×2= 151,2 m³/jam.

Nah, ternyata tidak rumit kan cara menghitungnya? Setelah mengetahui rumus-rumusnya kamu tinggal menyesuaikan dengan luas dan kondisi hunianmu.

Dengan begini kamu sekarang kamu sudah dapat dengan mudah mengetahui jumlah air yang dibutuhkan pada hunianmu nantinya dan bisa menentukan peralatannya sesuai dengan perhitungan tersebut.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan pada artikel kali ini. Semoga ulasan tentang cara perhitungan plumbingdapat bermanfaat bagi kamu yang sedang merencanakan membangun rumah.

Happy trying!

Loading...
loading...
Dua tab berikut mengubah konten di bawah ini.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *