Dasar Unsur / Elemen Instrumentasi Pembaca SuhuAbi Blog

Dasar Unsur / Elemen Instrumentasi Pembaca Suhu

Banyak jenis elemen / unsur instrumentasi pembaca suhu secara luas yang digunakan untuk pengukuran suhu pada sebuah proses. Secara mendasar instrumentasi pembacaan suhu di bagi menjadi dua jenis menurut metode, yaitu:

  1. Unsur / elemen instrumentasi pembaca suhu secara mekanik.
  2. Unsur / elemen instrumentasi pembaca suhu secara elektronik.

Pada metode elemen instrumentasi pembaca suhu secara mekanik, teknik ini menggunakan prinsip ekspansi termal yaitu elemen akan mengembang jika terjadi kenaikan suhu dan sebaliknya akan mengerut jika suhu turun. Sementara metode elemen instrumentasi pembaca suhu secara elektronik menggunakan prinsip sifat listrik yang berubah mengikuti perubahan suhu / temperatur.

Unsur / elemen Instrumentasi pembaca suhu secara mekanika.

Elemen solid

Elemen solid
Elemen solid Bimetal

Baca juga : Multimeter untuk pengukuran instrumentasi

Bimetal sebagai elemen instrumentasi pembaca suhu terbentuk oleh dua jenis logam yang memiliki sifat ekspansi terhadap panas yang berbeda. Kedua logam tersebut dalam satu lempeng / menyatu atau dalam satu strip logam. Strip atau lempeng logam tersebut akan membengkok jika terjadi perubahan suhu yang mengena di permukaannya.

Pada ujung bimetal , terpasang sebuah pointer yang akan menunjukkan hasil pengukuran tersebut.

Elemen gas

Dasar Tabung Bourdon
Dasar Tabung Bourdon

Berdasarkan prinsip hukum gas ideal, terdiri dari bola / batang, kapiler dan tabung Bourdon. Sebagai elemen sensing-nya adalah bohlam kaku atau batang yang berisi gas. Pada saat suhu yang mengena di permukaannya naik, volume tetap konstan tetapi tekanan gas akan meningkat secara proporsional.

Perubahan tekanan tersebut diukur oleh elemen tekanan (tabung Bourdon). Antara bohlam dan tabung bourdon dihubungkan melalui pipa kapiler agar indikator pembacaan tidak langsung terhubung dengan pipa yang diukur.

Keuntungan menggunakan pembacaan suhu ini adalah indikator bisa ditempatkan ditempat yang lebih aman.

Tentunya ada kerugian panas pada pipa kapiler, sehingga dibutuhkan penambahan kompensasi pada penggunaan jenis ini.

Elemen cair

Termometer Merkuri
Termometer Merkuri

Baca juga tentang instrumentasi : Instrumentasi elektronika (Electronic Instrumentation)

Pada elemen instrumentasi pembaca suhu ini digunakan cairan merkuri, kelebihan merkuri adalah respon terhadap perubahan suhu yang cepat dan akurasi yang baik, namun sudah jarang digunakan pada aplikasi proses.

Produk yang menggunakan merkuri untuk elemen pengukur suhu banyak ditemukan pada thermometer untuk industri non-proses dan pengukur suhu badan.

Unsur / elemen instrumentasi pembaca suhu secara elektronika

Yang banyak kita temukan adalah jenis RTD (Resistence Temperature Detector), dan thermocouple. Untuk hasil sensing dari keduanya harus terhubung dengan bagian kontrol sistem melalui kabel atau menembahkan Temperature Transmitter.

RTD (Resistance Temperature Detector)

RTD (Resistance Temperarature Detector)
RTD (Resistance Temperarature Detector)

RTD bekerja berdasarkan prinsip bahwa tahanan logam adalah bervariasi terhadap suhu, kelebihan RTD adalah hasil pengukuran stabil, akurasi tingkat tinggi dan repeatabiliti.

Thermocouple

Prinsip Thermocouple
Prinsip Thermocouple

Baca yang ini : Definisi Instrumentasi dan Spesifikasinya

Thermocouple terdiri dari dua logam berbeda yang menghasilkan tegangan yang sebanding dengan suhu. Kelebihan pemakaian thermocouple adalah memiliki desain kuat dan respon pembacaan yang cepat.

Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *