Detektor Gas ST400 Salwico, Data Teknis, Pengukuran dan Koneksi KabelAbi Blog

Detektor Gas ST400 Salwico, Deskripsi, Bahan, Data Teknis, Range

Detektor Gas ST400 Salwico merupakan detektor untuk mengukur tingkat kandungan konsentrasi oksigen, gas-gas beracun (toxic) dan atau gas-gas mudah terbakar.

Diproduksi dalam kemasan berlapis ABShousing berisi PCB Transmitter, sensor dan holder sensor dalam balutan stainless steel.

Tipe ini menggunakan metode “one man calibration” yang artinya bahwa cukup satu orang untuk melakukan semua langkah kalibarsi pada head detektor-nya, tanpa memerlukan prosedur kalibrasi kedua pada modul pengukur.

Baca Juga :  Apa yang dimaksud dengan tekanan atau pressure?
Detektor Gas ST400 Salwico
Detektor Gas ST400 Salwico

Detektor Gas ST400 Salwico

Rentang (range) Pengukuran Detektor Gas ST400

  • CO          0-250 ppm
  • H2S         0-25 ppm
  • O2           0-25%
  • NH3        0-100 ppm
  • C4H10S   0-15 ppm

Data Teknis ST400

Berat 470 gram
Bahan / material Chrome plat ABS
Housing Sensor SS 316
Power Suplai 12-30 VDC
Sinyal Komunikasi 4-20mA (2 kabel)
Sensor 2 atau 3 elektroda
Prinsip Pengukuran Sel Elektrokimia
Rentang Suhu -40C hingga +55C
Kelas Proteksi IP65
Lubang Kabel Masuk ODØ 8-13,5 mm
Kelas Sertifikasi Opsional Eex ia IIC T6
Suhu Ambien -40C hingga +55C

Koneksi Kabel

Koneksi antara ST400 ke SM13 atau SM11

koneksi-kabel-antara-st400-ke-sm13-dan-sm11
Koneksi Kabel Antara Detektor Gas ST400 keSM13/11

Koneksi antara Detektor Gas ST400 ke GS4 Sentral

Koneksi Kabel Antara ST400 ke GS4 Central
Koneksi Kabel Antara Detektor Gas ST400 ke GS4 Central

Dimensi Detektor Gas ST400 Salwico

dimensi-detektor-gas-st400
Dimensi detektor Gas ST400 Salwico
Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Latest posts by Abi Royen (see all)

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *