Dokumen Instrument Data Sheet, Pengertian dan TujuanAbi Blog

Pengertian dan Tujuan Dokumen Instrument Data Sheet

Pengertian Dokumen Instrument Data Sheet

Dokumen instrument data sheet adalah dokumen yang berisi spesifikasi dan informasi dari perangkat instrumen. Mencakup informasi umum , seperti:

  • Identifikasi nomor tag,
  • Deskripsi service,
  • Lokasi (nomor baris / nomor perangkat),
  • Nomor P & ID atau nomor referensi,
  • Data proses (jika ada),
  • Range Kalibrasi (jika ada),
  • Material,
  • Rincian kerja (mencakup akurasi, linieritas, jika dibutuhkan),
  • Sertifikat hazardous (untuk perangkat listrik),
  • Aksesoris yang dibutuhkan, dll.
Baca Juga :  Tentang Orifice, Nozzle dan Meter Aliran Venturi (Flow Rate Venturi)

Rincian informasi yang terdapat pada lembar data mungkin berbeda pada perangkat transmiter, switch, gauge, kontrol valve.

Ilustrasi Dokumen Instrument Data Sheet
Ilustrasi Dokumen Instrument Data Sheet

Untuk membuat Instrument Data Sheet dibutuhkan data referensi sebagai rujukan berupa referensi tertulis maupun gambar. Berikut langkah-langkah atau alur pembuatan dan persiapannya:

1. P & ID

P & ID memberikan informasi umum seperti:

  1. Nomor tag,
  2. Deskripsi service,
  3. Nomor baris / nomor peralatan,
  4. Nomor P & ID.
  5. Data Proses

Beberapa data proses berikut ini harus tersedia:

  1. Jenis cairan,
  2. Keadaan cairan (gas / cair),
  3. Desain pressure / tekanan,
  4. Tekanan operasi,
  5. Desain temperature / suhu,
  6. Suhu operasi,
  7. Kacepatan aliran,
  8. Densitas,
  9. Viskositas,
  10. Berat jenis,
  11. Spesifik rasio panas (gas),
  12. Berat molekul (gas).

Namun, informasi di dalam data proses yang dibutuhkan akan ditentukan dalam lembar data yang bervariasi, tergantung pada jenis instrumen.

Misalnya, data sheet pengukur tekanan tidak memerlukan spesifik rasio panas. Dengan mengetahui tersebut, instrument engineering dapat memilih dan memutuskan:

  1. Bahan instrumen,
  2. Range Kalibrasi,
  3. Rating bodi, dll.

Data proses dapat didapatkan dari dokumendisiplin proses yang bernama : Heat and Material Balance. Cara yang lain, instrument engineer bisa melihat daftar line, yang juga dikeluarkan oleh disiplin proses, untuk mendapatkan data proses secara umum.

Namun dibandingkan HMB (Heat and Material Balance) . data proses terbatas disediakan dalam daftar baris dokumen (list document).

2. Project Specification (spesifikasi proyek)

Perusahaan memiliki spesifikasi yang detail mengenai persyaratan minimum instrumentasi. Juga menyediakan standar yang harus digunakan untuk instrumen yang memiliki spesifikasi seragam untuk instrumen tertentu.

Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan suku cadang dan alat-alat, juga untuk mempermudah pemeliharaan.

3. Perhitungan (calculation)

Untuk memiliki ukuran yang tepat, beberapa instrumen perlu dilakukan penghitungan. Hal ini dibutuhkan sebelum persiapan data sheet. Beberapa instrumen yang membutuhkan perhitungan, contohnya:

  1. Kontrol valve,
  2. Pressure safety valve,
  3. Plat orifice,
  4. Thermowell, dll.
  5. Vendor Catalog (katalog penjual)

Selama persiapan data sheet, disarankan untuk merujuk kepada katalok dari penjual untuk memastikan bahwa perangkat yang ada tersedia di pasaran / mudah didapat. Jika hal ini diabaikan akan mengakibatkan kesulitan untuk menemukan instrumen di pasaran umum selama masa pengadaan.

Jika instrumen ini mudah didapatkan, maka itu akan mempermudah dalam mengubah desain, bukan hanya pada desain instrumen saja tapi lebih ke proses desain.

4. Kode dan Standar

Hal ini diperlukan meskipun masalah ini sebagian besar tercakup dalam spesifikasi proyek.

Tujuan dari Dokumen Instrument Data Sheet

Pada saat data sheet telah selesai dibuat, itu akan dikirim ke vendor. Sehingga vendor akan menawarkan harga untuk berbagai model maupun bahan. Dan tahap ini adalah menjadi tanggung jawab Instrument ahli untuk mengevaluasi semua kutipan harga dan menentukan tawaran secara teknis yang dapat diterima.

Setelah dianggap aspek teknis dan komersil selesai dan instrumen telah dibeli, penjual / vendor akan menyerahkan dokumen pendukung dan gambar. Berdasarkan data dari vendor, instrument data sheet dapat diperbarui untuk mengakomodasi rincian dan membuat data sheet “as built”.

Terakhir, lembar data bersama dengan data vendor pendukung disimpan di arsip atau dokumen kontrol dan menjadi rujukan selama konstruksi, operasi dan perawatan.

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *