Energi Alternatif, Matahari, Panas Bumi, Angin, HydropowerAbi Blog

Berbagai Sumber Energi Alternatif Yang Tidak Akan Pernah Habis

Sumber Energi Alternatif

Energi alternatif. Seiring bertambahnya penduduk yang semakin banyak dan pesat, maka permintaan kebutuhan energi tiap tahunnya juga sudah pasti meningkat. Selama beberapa dekade ini energi fosil lah yang merupakan satu-satunya sumber energi banyak digunakan, dan merupakan sumber energi utama yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi di hampir seluruh dunia.

Dengan semakin banyaknya penggunaan atau eksplorasi sumber energi fosil tersebut, tentunya lama kelamaan cadangan akan menipis. Karena seperti kita ketahui, energi fosil merupakan sumber energi yang tidak dapat lagi diperbarui. Itu artinya pada saatnya nanti bisa habis, dan akan butuh waktu ribuan tahun lagi untuk dapat muncul lagi.

Mengacu pada permasalahan tersebut, muncul lah beberapa gagasan mengenai energi alternatif yang diyakini mampu sebagai pengganti energi fosil yang bisa habis sewaktu-waktu.

Beberapa Jenis Sumber Energi Alternatif Pengganti Energi Fosil

1. Matahari

Energi Alternatif Matahari
Energi Alternatif Matahari

Matahari merupakan satu-satunya sumber energi alternatif yang berpotensi sangat besar di dunia. Hal ini disebabkan jumlah dari energi matahari yang sampai ke permukaan bumi sangatlah besar, yaitu sekitar 700 ton Megawatt per setiap menit-nya. Hal ini merupakan suatu keuntungan bagi negara yang terletak pada garis khatulistiwa.

Intensitas cahaya pada negara yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa cukup banyak dan stabil yaitu berkisar 4,8 kWh/m2 per hari-nya.

Manusia selama ribuan tahun memanfaatkan energi matahari dalam bentuk sinar dan panas matahari untuk kegiatan menjemur, mengeringkan garam dsb. Pemanfaatan secara langsung energi matahari bisa ditingkatkan dengan bantuan alat pengumpul panas yang biasa disebut kolektor. Kolektor suhu mengonsentrasikan sinar matahari di suatu tempat sehingga suhu lebih tinggi bisa diperoleh.

Kelebihan Energi matahari

Sinar matahari bisa didapati dimana saja di seluruh penjuru dunia. Dan penggunaannya pun tidak akan menimbulkan polusi ataupun limbah.

Kelemahan Energi matahari

Sinar matahari hanya bisa didapat ketika cuaca cerah saja. Selain itu alat atau teknologi pengumpul sinar matahari masih mahal untuk dijangkau.

2. Panas Bumi

Energi Alternatif Panas Bumi
Energi Alternatif Panas Bumi

Energi panas bumi merupakan panas yang dihasilkan dari dalam bumi. Pada umumnya, panas bumi yang muncul ke permukaan bumi adalah akibat dari aktivitas vulkanik dari gunung berapi. Maka dari itu di daerah sekitar gunung berapi banyak didapati tempat-tempat yang menyemburkan atau mengeluarkan air panas atau gas.

Ada 3 jenis sumber utama dari energi panas bumi ini, yaitu air panas, uap alam dan juga batuan kering panas. Sampai saat ini, batuan kering panas masih diteliti lebih lanjut lagi untuk bisa digunakan dengan tepat sebagai energi pengganti fosil. Uap alam sudah dipakai untuk pembangkit listrik, dan air panas telah digunakan untuk pemanasan yang sekarang sedang diteliti lebih lanjut lagi penggunaannya untuk pembangkit tenaga listrik.

Kelebihan Energi Panas Bumi

Produk dari energi panas bumi menghasilkan hanya satu limbah, yaitu uap air. Energi panas bumi juga lebih banyak tersedia dibandingkan jumlah manusia yang mengonsumsinya.

Kelemahan Energi panas Bumi

Teknologi yang dipergunakan untuk mengolah energi panas bumi masih sangat terbatas dan juga sangat mahal.

3. Angin

Energi Alternatif Angin
Energi Alternatif Angin

Energi angin merupakan energi yang asalnya dari angin yang berhembus. Sebagai pelopor, Belanda sudah lebih dulu memanfaatkan energi angin ini untuk menggerakkan kincir angin yang selanjutnya digunakan untuk memompa air untuk irigasi. Kincir angin di Belanda memang terlihat besar dan berat, akan tetapi keuntungan yang didapat adalah bisa menghasilkan tenaga yang besar juga.

Kincir angin yang sudah disambungkan dengan generator mampu menghasilkan energi listrik, atau lebih kita kenal dengan turbin angin.

Kelebihan Energi Angin

Selain tidak menghasilkan polutan atau limbah, penggunaan alat untuk mengolah energi angin juga hanya membutuhkan ruang tanah yang sempit.

Kelemahan Energi Angin

Selain angin tidak bisa diandalkan dimana saja dan juga tidak konstan, turbin angin yang digunakan bisa mengganggu bahkan membunuh makhluk hidup yang terbang.

4. Air (Hydropower)

Energi Alternatif Hydropower
Energi Alternatif Hydropower

Karena Indonesia didominasi daerah perairan, maka pemanfaatan sumber energi dari air sudah banyak diterapkan di hampir seluruh penjuru di Indonesia sebagai pembangkit listrik bertenaga air.

Air sungai yang telah dibendung kemudian dialirkan melalui pipa-pipa yang diarahkan ke turbin. Tempat yang seringkali dijadikan sebagai tampungan air dalam jumlah yang banyak adalah danau, dan jika tidak ada danau maka akan dibendung di waduk buatan.

Kelebihan Energi Hydropower

Pembangkit listrik betenaga air ini relatif murah dan juga tidak meninggalkan sisa bahan kimia yang berbahaya.

Kelemahan Energi Hydropower

Bendungan bisa mencegah migrasinya para ikan dan juga mengubah bahkan menghancurkan habitat yang dekat dengan sungai.

Itulah tadi beberapa ulasan dari beberapa energi alternatif yang tidak pernah habis sebagai pengganti energi fosil beserta kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *