Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan resistor

Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan resistor

Resistor digunakan dalam sirkuit elektronika untuk mengontrol jumlah elektron yang bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.
Resistor dirancang dan dibangun untuk memiliki jumlah tertentu resistensi atau perlawanan terhadap gerakan elektron.
Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan resistor
Disini akan kita bahas bahwa resistor terbuat dari beberapa jenis bahan, dan bahwa ada empat faktor yang mempengaruhi nilai tahanan dari berbagai bahan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Resistance antara lain adalah:
1. Jenis Bahan yang dipakai
2. Cross Sectional Area (diameter)
3. Panjang bahan/material
4. Koefisien Suhu

1. Jenis bahan yang dipakai untuk membuat resistor:

1. Konduktor

Konduktor adalah suatu bahan di mana gerakan elektron dapat dibentuk dengan relatif mudah.
Memiliki sejumlah besar elektron yang dapat digunakan untuk mendukung gerakan arus yang melaluinya.
Beberapa bahan konduktor adalah perak, tembaga, aluminium, emas, dan besi.

2. Insulator

Konduktor yang paling jelek dan digunakan untuk mencegah gerakan elektron.
Dibandingkan dengan konduktor dan semikonduktor, isolator memiliki sedikit elektron untuk mengantarkan arus melalui materi.
Beberapa bahan isolator karet, plastik, enamel, kaca, kayu kering, dan mika.

3. Semi-konduktor

Memiliki lebih sedikit elektron dibandingkan dengan konduktor tetapi lebih banyak elektron dibandingkan dengan isolator.
Beberapa bahan semikonduktor adalah karbon, silikon, germanium, selenium, film dan timah.
Dengan menambahkan kotoran ke bahan-bahan ini, kita dapat mengubah sifat bahn ini menjadi resistif (jumlah elektron) dan berapa banyak elektron akan dapat melewatinya.

2. Cross Sectional Area (diameter)

ρ=l/α

ρ= hambatan material , l= panjang, α= cross-sectional area
Hambatan dari material dapat ditambah atau dikurangi dengan mengubah luas penampang material.

Baca Juga :  Alat - Alat untuk pembuatan PCB dan kegunaanya

3. Panjang bahan/material

ρ=l/α
ρ= hambatan material , l= panjang, α= cross-sectional area
Hambatan dari material dapat ditambah atau dikurangi dengan mengubah panjang material.

4. Koefisien Suhu

Hambatan dari perubahan material suhu perubahan materi.
Material
Coefficient per
Degree C
Material
Coefficient per
Degree C
Silver
0.0061
Iron
0.00651
Copper
0.0068
Carbon*
-0.0005
Aluminum
0.00429
Germanium*
-0.05
Tungsten
0.0045
Silicon*
-0.07

* Nilai tahanan semikonduktor sangat tergantung pada kehadiran kotoran dalam materi.

Baca Juga :  Transformator Teknik Membuat Aktivitas Lebih Mudah
Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *