Fiber Optik

Diposting pada

Fiber Optik

   Dikatakan fiber optik sensor karena sensor ini memakai bahan fiber atau serat sebagai penyalur cahayanya (medium perantara), sensor ini sering juga disebut sensor optik/ serat optik. fiber optik adalah serat kaca yang di selubungi dengan serat kaca yang

berbeda indeks biasnya, sehingga mengisolasi cahaya.
    Bahan dari serat optik antara lain batu kuarsa yang sangat bening (transparan) dan kaca berkonsentrasi tinggi. Serat optik berukuran sekitar diameter rambut manusia yang terbungkus oleh pembungkus luar dan menghantarkan sinyal/cahaya di sepanjang jalur intinya.
Fiber Optik   Penggunaan pancaran cahaya merupakan cara yang paling diandalkan untuk mendeteksi kehadiran suatu benda. Elemen kecil dalam jenis piranti optik ini adalah optikal tranducer, yaitu piranti yang dapat mengalihkan cahaya menjadi sinyal listrik. Optikal tranducer ini terdiri dari beberapa macam, yang mana perbedaan utamanya terletak pada kepekaan terhadap warna tertentu (beberapa diantaranya sangat peka terhadap infra merah) dan juga seberapa cepat tanggapan yang diberikan (tanggapan frekuensi yang dimiliki).
Fiber Optik

   a. Bagian – bagian Fiber Optik :

    1. Core

    Bagian inti dari fiber itu sendiri sebagai penghantar utama
sinyal

    2. Cladding

    Bagian luar yang membungkus core yang berfungsi untuk
membiaskan sinyal yang mengenainya untuk dihantarkan kembali oleh
core

    3. Buffer coating

    Plastik pembungkus luar yang berfungsi untuk
melindungi serat dari kerusakan dan kelembaban.

   b. Prinsip kerja fiber optik :

Fiber Optik
   Sinyal dalam serat optik dihantarkan secara konstan oleh core dan dibiaskan oleh cladding. Karena cladding tidak menyerap sinyal yang mengenainya, maka sinyal dapat dihantarkan dalam jarak yang cukup jauh.
   Tetapi tetap saja sebagian sinyal berkurang selama dihantarkan yang besarnya dipengaruhi oleh bahan pembuatan serat dan panjang gelombang sinyal itu sendiri.
( sebagai consampaih, 850 nm = 60 sampai 75 persen/km, 1.300 nm =
50 sampai 60 persen/km, 1.550 nm > 50 persen/km).
   Adapun ciri- ciri fiber optik di bawah ini antara lain :

    a. Berkapasitas tinggi.    b. Kerugian sangat rendah.    c. Berukuran kecil.    d. Berbobot ringan.

   Karena fiber optik mengalirkan cahaya, maka harus ada alat pengirim dan
penerima yaitu konverter Electric-optik (EO) yang mengubah signal listrik
menjadi signal cahaya menggunakan LED. Dan konverter optik-electric (OE)
yang mengubah signal cahaya menjadi signal listrik dengan menggunakan photo transistor atau photo dioda.
Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.