Fungsi Relay

Diposting pada

Apa itu relay? Apa fungsi relay? Relay dapat kita sebut juga dengan switch atau yang sering kita sebut dengan sakelar. Saklar ini merupakan komponen elektronika yang terdiri dari coil dan kotak sakelar. Relay ini sebenarnya ditujukan untuk menghantarkan arus listrik dengan tegangan yang lebih tinggi.

Contohnya elektromagnet dengan tegangan 5 volt dan 50 MA dapat menggerakkan Armature Relay yang mana berfungsi untuk sakelarnya.

Fungsi Relay

Fungsi Relay

Fungsi relay secara dasar dibagi menjadi 4

Di antaranya:

  • Elektromagnet atau Coil
  • Armature
  • Switch kontak atau sakelar. Saklar ini dibagi menjadi 2 jenis, yang pertama adalah NO atau normally open dan yang kedua adalah NC atau Normally Closed.
  • Spring
Baca Juga :  Jenis Generator Listrik dan Fungsinya

Besi yang terdapat pada relai dililit oleh core atau kumparan coil ini berfungsi untuk mengontrol dan mengendalikan besi itu sendiri. Saat kumparan ini di aliri arus listrik maka gaya elektro magnetik akan tercipta.

Gaya elektromagnetik tersebut akan menarik armature untuk bergerak dari posisi sebelumnya dari NC ke NO yang mana ini berarti sudah terhubung.

Coil yang dipakai untuk menarik poin kontak dari posisi semula Close menjadi Open ini umumnya tidak memerlukan tegangan yang besar.

Baca Juga :  Inovasi Baru, Menciptakan Pembangkit Listrik dari Garam

Berdasarkan fungsi relay, komponen ini dibagi menjadi 2 jenis sakelar

1. Pole

Pole adalah jumlah kontak yang dimiliki oleh Relay tersebut

2. Throw

Adalah banyaknya kemungkinan kondisi pada sebuah sakelar.

Berdasarkan banyaknya pole dan throw pada sebuah relay

Relay ini pun dapat di bagi lagi menjadi:

  1. Single pole single throw atau yang biasa di tulis dengan singkatan SPST. Relai ini adalah relay yang mempunyai 2 terminal untuk saklar dan 2 lainnya untuk coil.
  2. Single pole double throw. Biasanya disingkat menjadi SPDT, relay jenis ini memiliki total 5 terminal dengan pembagian 3 terminal yang di fokuskan pada sakelar dan 2 lainnya untuk coil.
  3. Double pole double throw atau DPDT memiliki total 8 terminal. 6 terminal ini adalah 2 pasang SPDT relay dengan 1 coil pengendali. Dan 2 lainnya untuk pengendali coil tersebut.
  4. Double pole single trhow atau DPST terdiri dari total 6 terminal, yang 4 adalah 2 pasang terminal saklar, 2 pasang terminal coil dan 2 pasang Fungsi Relay untuk sakelar kendali.
Baca Juga :  Standard Operating Panel AC 
Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.