Generator Sinkron

Diposting pada

Pengertian Generator Sinkron

Generator sinkron adalah mesin sinkron yang digunakan untuk merubah daya mekanis menjadi daya listrik arus bolak-balik. Secara teknik disebut dengan istilah alternator.

Prosesnya adalah mesin penggerak atau engine memutar rotor dengan kecepatan tertentu, di bagian rotor terdapat lilitan atau kumparan yang dialiri arus DC. Pada kondisi rotor berputar akan menghasilkan medan magnet yang menginduksi ke bagian stator. Jadi pada rotor terdapat lilitan/kumparan medan, sementara di stator terdapat lilitan/kumparan jangkar.

Generator Sinkron
Generator Sinkron

Bagian-bagian Generator Sinkron

Rotor

Rotor generator sinkron adalah sebuah magnet besar yang memiliki kutub-kutub salient /non salient. Maksud dari salient dan non salienta adalah:

  • Salient artinya kutub-kutub nampak keluar dari permukaan rotor yang berbentuk seperti tapak sepatu, maka banyak yang menyebutnya sebagai rotor kutub sepatu.
  • Non Salient artinya bagian kutub-kutubnya rata dengan rotor.

Rotor moden Non Salient sering digunakan pada motor dua kutub atau empat kutub, sedangkan model Salient sering digunakan pada motor lebih dari empat kutub.

Slipring

Slipring terbuat dari bahan logam / metal, terpasang dibagian poros mesin, tapi terpisah dengan poros tersebut. Fungsi slipring adalah untuk penghubung ujung lilitan / kumparan antara lilitan dengan koneksi kabel dari luar.

Cara Kerja Generator Sinkron

Penggerak awal mendapat masukan arus DC dari luar melalui sikat dan slipring untuk menghasilkan magnet yang kemudian berputar pada rotor sehingga terlihat nilai fluktuasinya berupa garis putus-putus.

Kecepatan fluks terdistribusi pada celah udara. Kecepatan fluks dari kumparan bergerak melalui sisi kumparan pada saat rotor bergerak. Inilah yang disebut proses induksi elektromagnetik yang menimbulkan tegangan induksi pada kumparan jangkar di stator.

Untuk tinggi frekuensi adalah sama, ini sebagai dasar mengapa disebut sebagai generator sinkron.
Bila ada jumlah kutub (p) pada generator dan diputar dengan kecepatan (n) putaran/menit, maka frekuensi tegangan yang dihasilkan adalah:

f = (p*n) / 120 (hertz)

Loading...
loading...
Baca Juga :  Rumus Daya Listrik Untuk Rumah Tangga
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.