Induktansi dan Karakteristik FisikAbi Blog

Induktansi dan Karakteristik Fisik

Nilai Induktansi

Nilai induktansi dari sebuah induktor adalah tergantung kepada dimensi fisik dari induktor itu sendiri (misalnya ukuran panjang, diameter lilitannya), jumlah lilitan dan tentunya bahan intinya.

Penghitungan nilai induktansi mengacu pada rumus berikut:

L = (µµrn2A) / l

Dimana:

  • L adalah nilai induktansi dalam satuan henri,
  • µ adalah permeabilitas ruang bebas,
  • µr adalah permeabilitas inti magnetik,
  • l adalah panjang inti dalam satuan meter dan
  • A adalah luas penampang inti dalam satuan meter persegi.

Contoh penyelesaian masalah penghitungan nilai induktansi

Sebuah induktor dengan ukuran induktansi sebesar 100mH, jika inti dari induktor tersebut merupakan inti magnetik sepanjang 20cm, luas penampangnya 15cm2, dan nilai permeabilitas relatif sebesar 500, maka hitunglah jumlah lilitan yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Berbagai Tombol Dan Bagian Penting Pada Kamera DSLR Beserta Kegunaannya

Penyelesaian :

Sebelumnya kita harus merubah rumus dari L = (µµrn2A) / l, untuk menjadikan “n” sebagai subjek

Maka:

n = (L x l) / (µµrn2A)

n = (0,1 x 0,02) / (12,57 x 10-7 x 20 x 10-4)

n = 0,002 / (251,4 x 10-11)

n = (200 / 251,4) x 106

n = 0,892 x 103

n = 892 lilitan

Spesifikasi Induktor

Spesifikasi induktor terdiri dari:

  • Nilai induktansi dalam satuan Henry (Henry, milliHenry, atau mikrohenry)
  • Nilai arus listrik yaitu nilai maksimum arus yang dapat terus diterapkan pada induktor di bawah kondisi yang ditentukan,
  • Akurasi dan toleransi (menyangkutmasalah persentase deviasi maksimum maksimum yang diijinkan dari nilai yang tertera),
Baca Juga :  Saklar Statis Tegangan AC 1 Phase

Pertimbangan lain yang termasuk dalam spesifikasi induktor adalah:

  • Nilai koefisiensi suhuinduktansi (biasanya dinyatakan dalam satuan persejuta, ppm, per perubahan suhu),
  • Stabilitas Induktor,
  • Resistensi DC dari lilitan (idealnya adalan nol),
  • Faktor Q atau faktor kualitas dari kumparan/lilitan,
  • Rentang frekuensi kerja yang direkomendasikan.

Pada tabel dibawah ini terangkum dari empat jenis/bahan yang umum digunakan untuk membuat induktor:

Parameter Tipe Induktor
Inti Udara Inti Ferrite Inti pot ferrite Inti Besi
Bahan Inti Udara Ferrite Ferrite Besi
Rentang Induktansi 50n hingga 100u 10u hingga 1m 1m hingga 100m 20m hingga 20H
Resistansi DC 0,05 hingga 10 1 hingga 100 2 hingga 100 10 hingga 200
Toleransi +- 10 +- 10 +- 10 +- 10
Faktor Q 60 80 40 20
Rentang frekuensi 1M hingga 500M 100k hingga 100M 1k hingga 10M 50Hz hingga 10kHz
Penggunaan Rangkaian Tuning Filter dan Transformator Frekuensi Tinggi Filter frekuensi rendah, filter frekuensi menengah dan Transformator . Peredam kejut dan filter frekuensi rendah
Baca Juga :  Hukum Ohm dalam ilmu listrik

Kontruksi Induktor

Bentuk dasar kumparan dengan inti ferrite
Bentuk dasar kumparan dengan inti ferrite
Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *