Memasang Instalasi Listrik Rumah dengan Gampang

Memasang Instalasi Listrik Rumah ~ Satu hal yang pasti kita lakukan setelah membangun rumah baru adalah memasang instalasi listrik. Entah itu hanya untuk sekedar memasang lampu atau untuk alat- alat listrik rumah tangga lainnya.

Memasang Instalasi Listrik Rumah dengan Gampang
Memasang Instalasi Listrik Rumah dengan Gampang

Mungkin bukan suatu masalah jika kita punya banyak duit, tinggal panggil tukang instalasi listrik, membelikan kebutuhannya, dan tidak berapa lama mungkin sudah beres.

Tentunya hal ini tidak berlaku buat mereka yang hanya punya dana pas- pasan. Daripada harus mengeluarkan uang untuk membayar tukang instalasi listrik, akan lebih baik jika di pasang sendiri saja.

Untuk itu pada artikel kali ini, saya ingin berbagi tips buat pembaca semua mengenai cara mudah memasang instalasi listrik di rumah, dengan benar dan aman tentunya. Saya harap bisa menjadi panduan buat pembaca yang membutuhkan.

Silahkan disimak.

Tahapan Memasang Instalasi Listrik Rumah

Instalasi listrik rumahan biasanya adalah berjenis AC atau Alternating Current dan bertegangan 220 Volt. Yang artinya kita hanya cukup mempergunakan 2 kabel kawat yang digunakan sebagai jalur induk.

Memasang instalasi listrik rumah secara mandiri nyatanya tidak seseulit yang dibayangkan jika kita tahu caranya. Akan tetapi, memang butuh usaha ekstra keras, karena tentu kita harus memanjat atau setidaknya naik atap rumah sembari membuat lubang pipa, box saklar beserta keperluan lainnya.

Alat yang Harus Anda Siapkan

Sebelum memulai memasang instalasi listrik sendiri di rumah Anda, sebaiknya persiapkan alat-alat semacam obeng, kabel, selotip, korek api, gunting dan lain sebagainya.

Komponen Listrik Yang Wajib Kamu Tahu, Berikut Fungsinya.

Sebelum ke tahap pemasangan, setidaknya Anda harus mengenal terlebih dulu beberapa komponen yang biasanya telah di sediakan PLN, yang merupakan komponen wajib untuk kebutuhan instalasi listrik di rumah Anda.

1. Bargainser / meteran listrik

Biasanya alat ini memang sudah dipersiapkan oleh pihak PLN, yang sudah pasti dilengkapi dengan segel agar terhindar dari kecurangan pelanggan yang nakal.

2. Circuit Braker atau MCB

Yang berfungsi sebagai pemutus aliran listrik.

3. Pengaman listrik atau sekring

Yang berfungsi sebagai pengaman arus listrik yang bisa juga digunakan untuk pemutus atau penyambung aliran listrik selama proses pemasangan instalasi listrik berlangsung.

4. Meter listrik atau kWh meter

Yang berfungsi sebagai penunjuk berapa banyak jumlah daya listrik telah digunakan.

Setelah Anda mempersiapkan apa saja bahan dan alat yang dibutuhkan selanjutnya silahkan simak baik-baik langkah-langkah yang harus Anda perhatikan berikut ini.

Langkah-langkah Memasang Instalasi Listrik Di Rumah

1. Penanaman Tanah (arde)

Pertama-tama, mulailah dengan instalasi perkabelan yang ditanam ke dalam tanah. Pemasangan dengan cara ground atau dikebumikan dianjurkan hanya menggunakan tangan, jangan menggunakan palu atau lapisan tembaga lain yang bisa mengupas. Karena nanti ditakutkan akan mengurangi kerja batang tanah.

Agar tanah lebih lunak saat dilakukan penanaman, maka siramlah tanah dengan air terlebih dahulu. Atau Anda bisa mencampurnya dengan bubuk arang atau abu agar perlawanan dari tanah itu sendiri bisa dengan efektif dinetralisisir.

2. Instalasi Box Sekring

Memasang Instalasi Listrik Rumah
Memasang Instalasi Listrik Rumah

Lihat gambar di atas. Saat memasangan box untuk sekring idealnya pengaturan atau pemasangan kabel NYM 3×4 mm di kerjakan dulu sebelum box untuk sekring dipasang.

Tujuannya, karena ruangan tempat untuk memasang kabel terbatas di tambah lagi sifat atau karakter kabel NYM sedikit lebih alot saat di bengkokkan, sehingga akan lebih enak dalam pengerjaanya di banding bila Box Sekring tersebut di pasang duluan.

Oya untuk keterangan gambar di atas, kabel warna hitam sebagai Phasa atau strum, sedangkan kabel warna biru sebagai kabel Netral dan untuk kabel warna kuning digunakan untuk arde atau grounding.

Jika langkah di atas sudah Anda terapkan, langkah selanjutnya adalah, membagi kebutuhan listrik lewat jalur yang telah selesai diinstal. Sebaiknya di tiap ruangan di siapkan satu buah terminal untuk memudahkan jika sewaktu waktu membutuhkan.

Misalnya di ruangan dapur, kita membutuhkan listrik untuk di memasak nasi, di ruang tamu untuk mencharge handphone, komputer dan lain-lain. Selain itu jangan lupa juga mengenai pemasangan lampu- lampunya.

Semoga bermanfaat.

Loading...
loading...
Dua tab berikut mengubah konten di bawah ini.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *