Sensor pengukur tekanan Prinsip Kerja dan Pengetahuan DasarAbi Blog

Prinsip kerja, jenis dan pengetahuan dasar sensor pengukur tekanan

Sensor pengukur tekanan (pressure sensor) bertindak sebagai pembaca nilai tekanan dari materi gas maupun cairan. Sementara pengertian tekanan (pressure) adalah ekspresi dari gaya yang dibutuhkan untuk cairan / gas per unit area, satuan untuk tekanan adalah gaya per satuan luas.

Sensor yang bersentuhan langsung dengan materi yang di deteksi menghasilkan sinyal, dalam hal ini sensor tekanan bertindak sebagai transducer. Sinyal yang dihasilkan sebanding dengan besarnya tekanan materi yang di deteksi terhadap sensor tersebut.

Baca Juga :  Engine Remote Control System ERC300 CP

Sensor tekanan banyak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai alat pendukung sistem dalam peralatan rumah tangga serta peralatan industri. Sensor tekanan juga bisa diaplikasikan dalam mengukur besarnya/banyaknya jumlah aliran gas maupun cairan, kecepatan aliran, ketinggian cairan dan ketinggian sebuah benda yang dipengaruhi oleh gaya tekan gravitasi bumi.

Beberapa jenis peralatan yang berhubungan langsung dengan sensor tekanan misalnya adalah:

  1. Pressure Transducer,
  2. Pressure Transmitter,
  3. Pressure Sender,
  4. Pressure Indicator,
  5. Piezometer,
  6. Manometer, dll.

Sensor tekanan dapat ditemukan di pasaran dengan bermacam variasi, secara tingkat teknologi, performa, desain dan pemakaian dalam aplikasi. Ada sekitar 300 perusahaan di dunia yang memproduksi sensor tekanan da lebih dari 50 teknologi yang digunakan diantaranya.

Baca Juga :  Aplikasi sensor tekanan pada sistem

Ada juga jenis sensor tekanan yang mampu untuk pengukuran tekanan dengan perubahan kecepatan nilai tekanan yang sangat tinggi (dinamis), contoh jenis yang diterapkan adalah sensor tekanan piezoelektrik.

Untuk lebih jelas, mari kita bahas jenis pengukur tekanan satu persatu:

sensor pengukur tekanan
Silicon piezoresistive pressure sensor

Gambar Silicon piezoresistive pressure sensor (sensor tekanan dengan silikon piezoresistif)

Sensor tekanan dapat dibagi menurut rentang (range) pengukuran tekanannya, kisaran suhu yang bekerja dan tentunya yang terpenting adalah jenis tekanan pengukur.

1. Sensor pengukur tekanan absolut (absolut pressure sensor)

Sensor jenis ini mengukur tekanan relatif perfect vakum tekanan (PSI atau tidak ada tekanan). Dengan acuan tekanan atmosfir 101,325kPa (14PSI) diatas permukaan laut dengan referensi vakum.

2. Sensor pengukur tekanan (gauge pressure sensor)

Sensor ini digunakan dalam aplikasi yang berbeda karena dapat di kalibrasi untuk mengukur tekanan relatif terhadap tekanan atmosfir yang diberikan pada lokasi tertentu. Salah satu contoh pemakaian adalah pada alat pengukur tekanan ban. Ketika alat pengukur terbaca sebesar 0PSI, maka memang benar pada tekanan 14,7PSI (tekanan atmosfir) pada ban tersebut.

3. Sensor tekanan vakum (vakum pressure sensor)

Sensor ini digunakan untuk mengukur tekanan kurang dari tekanan atmosfir di lokasi tertentu. Hal yang menyebabkan kebingungan pada saat industri bisa merujuk ke sebuah sensor vakum sebagai salah satu yang direferensikan baik tekanan atmosfir (yaitu ukuran negative gauge pressure) atau relatif ke absolut vakum.

4. Sensor tekanan diferensial (Differential Pressure sensor)

Sensor jenis ini mengukur perbedaan antara dua atau lebih tekanan yang di kontrol, misalnya pengukuran tekanan pada filter oli. Tekanan diferensial lebih sering digunakan pada pengukuran aliran atau tingkat tekanan di kapal.

5. Sensor tekanan sealed / tersegel (Sealed Pressure Sensor)

Sensor ini sama dengan jenis gauge pressure sensor namun telah di kalibrasi sebelumnya oleh produsen untuk pengukuran tekanan relatif terhadap tekanan permukaan air laut.

Selanjutnya: Baca Teknologi sensingĀ tekananĀ 

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.
2 Comments

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *