Jenis MCB

Diposting pada

Pengertian MCB

Jenis MCB ~ MCB adalah kependekan dari Miniature Circuit Breaker, MCB adalah perangkat atau komponen listrik yang membatasi arus lebih disepanjang instalasi listrik. Arus lebih dapat terjadi karena hubungan pendek, kelebihan beban dan instalasi yang salah terutama pembagian beban.

MCB sama kerjanya dengan fuse, jika kelebihan beban akan putus, namun MCB memiliki kelebihan dari fuse / sekering, yaitu tidak perlu penggantian berkali kali pada saat terputus karena kelebihan beban atau terjadi hubungan pendek pada instalasi. Cara pengoperasionalnyapun lebih mudah, seperti sakelar manual biasa.

MCB biasa digunakan untuk melindungi arus sirkuit yang lebih rendah dan memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Rating arus ( rating current) dalam ampere,
  • Rating hubungan pendek (short circuit rating) dalam kilo ampere,
  • Karakteristik operasional curve B, C atau D

MCB dipasaran memiliki range kapasitas antara 0,5 hingga 100 ampere, Tingkat pengaman hubungan pendek hingga nilai kiloamps (kA), nilai ini menunjukkan kemampuan MCB. Misalnya untuk kelas umum memiliki nilai pergeseran 6kA, sedangkan ntuk kelas industry memiliki kemampuan hingga 10kA.

Prinsip kerja MCB

Sebagai perangkat pelindung / safety, MCB berguna untuk memutus arus ke instalasi pada saat terjadi kelebihan beban dan hubungan pendek / konsleting.

Untuk penggunaan sebagai overload, biasa menggunakan plat bi-metallic, mekanisme pada komponen ini yang menyebabkan sambungan menjadi terbuka. Sementara penggunaan sebagai pengaman hubungan pendek memakai jenis elektromagnetik.

Ada dua sistem pengoperasian pada MCB, yaitu:

  • Pengaruh dari efek thermal dari kelebihan beban, dan
  • Pengaruh efek elektromagnetik dari kelebihan arus.

Pengaruh thermal / panas menggunakan bimetal, prinsipnya adalah plat bimetal akan berbelok / melengkung pada saat terkena panas yang lebih. Plat bimetal yang berbelok secara mekanis akan memutus arus yang melewatinya.

Sementara pengaruh dari kondisi hubungan pendek prinsipnya adalah disaat terjadi kenaikan arus secara tiba-tiba, maka menyebabkan elektro mekanis dari plunger yang terhubung dengan koil tripping atau solenoid di MCB. Plunger menekan tuas trip dan menyebabkan pemutusan secara mekanis pada pembuka kontak MCB.

Mekanisme Proses pada MCB

Prinsip Kerja

Unit Thermal Trip

Ini untuk perlindungan terhadap overload.

Prinsip kerjanya berdasarkan pada elemen bimetal yang letaknya berada di sisi belakang sirkuit pemutus yang merupakan bagian jalur pemutus arus. Pada saat terjadi kelebihan beban, maka aliran arus meningkat hingga bimetal memanas dan bengkok. Pada saat bimetal bengkok / tertekuk, akan menarik tuas pemutus kontak.

Waktu yang diperlukan dari bimetal memanas, menekuk dan memutuskan arus adalah bervariasi tergantung nilai kelebihan arusnya.

Unit Magnetic Trip

Ini perlindungan terhadap hubungan pendek.

Bagian terpenting pada unit ini adalah electromagnet dan angker. Prinsip kerjanya adalah, pada saat terjadi hubungan pendek pada instalasi, nilai besaran arus akan melewati kumparan / lilitan hingga menciptakan medan magnet. Medan magnet yang terjadi, akan menarik tuas, hingga menarik kontak pemutus.

Jenis MCB berdasarkan cara trippingnya

Secara dasar rentang kekuatan arus, MCB diklasifikasikan sebagai berikut:

  • MCB jenis B,
  • MCB jenis C,
  • MCB jenis D,
  • MCB jenis K, dan
  • MCB jenis Z.

MCB jenis B

Kekuatan MCB ini antara 3 hingga 5 kali arus beban penuh. Jenis ini standar digunakan pada instalasi perumahan, terutama untuk penerangan dan peralatan rumah tangga dengan elemen resistif.

Kemampuan nilai lonjakan arus yang relative rendah.

MCB jenis C

Sedangkan untuk jenis C memiliki kekuatan antara 5 hingga 10 kali dari arus beban penuh. Lebih banyak digunakan untuk kelas industry dan komersial.

Kemampuan untuk beban induktif seperti motor induksi atau lampu fluoresen, transformator, rangkaian kontrol dan kumparan magnetic.

MCB jenis D

Sementara jenis D memiliki kekuatan antara 10 hingga 20 kali dari bean arus penuh. Sekelas lebih tinggi dari jenis C digunakan di dunia industry dan komersial, namun memiliki kemampuan nilai lonjakan arus yang lebih tinggi.

Penggunakan umumnya pada transformer, mesin sinar-x.

MCB jenis K

Memiliki rentang 8 hingga 12 kali dari arus beban penuh. Sangat sesuai untuk beban induktif seperti motor dengan lonjakan arus yang tinggi.

Dirancang khusus untuk aplikasi motor dengan ampacity dengan lonjakan arus yang cepat.

MCB jenis Z

Sementara jenis terakhir ii memiliki rentang antara 2 hingga 3 kali dari arus beban penuh. Sangat sensitive terhadap kondisi hubungan singkat. Dirancang khusus untuk perangkat-perangkat listrik yang sensitive, seperti rangkaian pengontrol di industry atau komersial.

Jenis MCB Berdasarkan Jumlah Kutub

Dengan melihat jumlah kutub, maka secara cepat bisa membedakan jenis-jenis MCB. Antara lain:

MCB jenis kutub tunggal ( single poles)= SP

Jenis ini khusus untuk phasa tunggal / satu phasa.

Jenis MCB Kutub Tunggal
Kutub Tunggal

MCB jenis kutub ganda ( doubles poles)= DP

Jenis ini untuk phasa tunggal termasuk jalur netral.

Jenis MCB Kutub Ganda
Kutub Ganda

MCB jenis tiga kutub ( triple poles )= TP

Jenis ini untuk tiga phasa tanpa netral.

Jenis MCB 3 Kutub
3 Kutub

MCB jenis tiga kutub dan satu N (3 Poles with Neutral) = MCB TPN (3p+N)

Jenis ini untuk 3 phasa dengan satu netral, namun jalur netral merupakan kontak biasa tanpa perlindungan.

Jenis MCB 3 Kutub dan 1 N
3 Kutub dan 1 N

MCB jenis empat kutub (4P)

Jenis ini mirip dengan TPN namun memiliki perlingan pada kutub / jalur netralnya.

Jenis MCB 4 Kutub
4 Kutub



Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.