Jenis Motor Listrik Dan PenggunaannyaAbi Blog

Berbagai Jenis Motor Listrik Dan Penggunaannya

Ada yang tahu apa itu motor listrik?  Eitss, jangan sampai salah mengartikannya ya!. Motor listrik bukan selalu kendaraan roda dua dengan bahan bakar listrik. Motor listrik ini merupakan sebutan untuk alat penggerak suatu benda elektrik, cara kerjanya yakni dengan merubah energi listrik menjadi energi mekanik. Apa saja jenis motor listrik ?

Motor listrik ini memiliki dua komponen utama, yaitu stator dan rotor, kinerja stator sebagai  stationer untuk membentuk medan magnet pada perputaran rotor. Sementara kinerja rotor, yakni berputar pada sumbu atau poros untuk menghasilkan energi mekanik.

Berbagai Jenis Motor Listrik dan Penggunaanya
Berbagai Jenis Motor Listrik dan Penggunaanya

Untuk lebih jelasnya kami akan memberikan ulasan mengenai macam dan jenis beserta kegunaan motor listrik.

Baca penjelasan hubungan antara motor dan generator dalam artikel ini : Aspek Umum Antara Motor dan Generator

Macam Jenis Motor Listrik dan Penjelasannya

1. Motor Listrik dengan arus searah atau DC

Keberadaan arus listrik di dalam suatu medan magnet berfungsi sebagai penghasil gaya. Apabila kawat pembawa arus ini dibentuk menjadi lingkaran atau disebut juga loop, otomatis kedua sisi loop ini akan mendapatkan gaya pada arah berlawanan.

Kumparan yang berputar dihasilkan oleh pasangan gaya atau yang di sebut juga dengan torsi, pada beberapa jenis motor terdapat lebih banyak loop pada dinamo untuk menghasilkan putaran yang lebih optimal dan seragam. Kumparan medan atau yang disebut juga elektromagnetik akan menghasilkan medan magnet.

Di dalam sistem jenis motor listrik arus DC terdapat beban torsi yang sesuai dengan kecepatan yang dibutuhkan beban torsi ini dibagi menjadi tiga menurut variabel-nya:

a. Beban Energi Konstan

Beban konstan yaitu beban yang berbanding terbalik dengan suatu kecepatan dan beban yang berubah dengan permintaan torsi.

b. Beban Torsi Konstan

Beban torsi konstan yakni beban yang kecepatan operasinya bervariasi dengan permintaan keluarnya energi, tetapi torsinya tidak bervariasi.

c. Beban Variabel Torsi

Beban variabel torsi merupakan beban pada torsi yang bervariasi dengan kecepatan operasinya.

Kelebihan sistem motor listrik arus DC ini diantaranya, kecepatannya tidak terpengaruh oleh kualitas pada pasokan daya. Ya itu cuma mengatur tegangan di dinamo dan arus medan. Jadi,jika tegangan dinamo ditingkatkan maka kecepatan motor pun akan ikut meningkat.

Jika pingin tahu bagaimana instalasi daya listrik di bandara lihat posting yang ini : Sistem sumber daya listrik Bandara Sepinggan

2. Motor Listrik dengan arus bolak balik atau AC

Jenis motor listrik dengan arus bolak balik atau disebut juga AC juga memiliki stator dan rotor yang memiliki fungsi yang sama dengan stator dan rotor pada arus DC. Motor arus AC ini memiliki dua jenis menurut klasifikasi-nya, yaitu motor Induksi yang memiliki gerakan lebih lamban dari supply frekuensinnya dan motor Synchronous yang memiliki gerakan dengan kecepatan yang sesuai supply frekuensinya.

Pada dasarnya, prinsip kerja dari jenis motor listrik arus AC adalah sebuah perputaran motor di mesin arus bolak-balik yang ditimbulkan karena medan putar atau terdapat fluks yang berputar dari hasil pada kumparan stator. Medan Putar itu terjadi jika kumparan stator-nya dihubungkan pada fasa yang banyak.

Kecepatan putar pada medan magnet disebut kecepatan sinkron atau disingkat Ns. Kecepatan sinkron ini sama dengan seratus dua puluh frekuensi dibagi dengan jumlah kutub /P. Kecepatan sinkron juga akan mengecil apabila jumlah kutubnya meningkat. Berikut rumus perhitungannya:

Ns = 120 x f / P.

Jenis motor listrik yang menggunakan arus AC ini biasanya banyak digunakan pada barang elektronik rumah tangga, seperti kipas angin, mixer, blender, pompa air, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa jenis dan penjelasan mengenai jenis motor listrik yang digunakan dalam elektronik yang selama ini membantu meringankan pekerjaan rumah tangga dan lain sebagainya.

Artikel yang berhubungan dengan teknik listrik / elektrik yang lain :

Apakah yang dimaksud dengan Electrical Engineering

Menghitung Kebutuhan Pemakaian Kapasitor Bank

Sumber Daya dan Panel Distribusi

Pengertian Faktor Daya dan manfaat dari Koreksi Faktor Daya

Tegangan Tiga Phase

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *