Kabel Rol, Waspada Dalam Penggunaan di RumahAbi Blog

Waspada dalam Penggunaan Kabel Rol

Kabel Rol

Kabel rol merupakan salah satu barang yang terlihat sepele. Namun, penggunaan yang tidak tepat ternyata dapat memunculkan resiko yang berbahaya, seperti kebakaran yang diakibatkan adanya hubungan arus pendek pada rangkaian listrik di dalam rumah.

Kabel Rol

Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus mengetahui cara penggunaan kabel rol yang tepat. Sebelum membahas pada materi tersebut, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu tentang resiko yang ditimbulkan pada penggunaan kabel rol yang kurang benar. Berikut penjelasannya.

Resiko Penggunaan yang Tidak Tepat

1. Resiko Tersandung

Salah satu resiko yang rentan terjadi apabila Anda memilih untuk menggunakan kabel rol di rumah adalah kondisi kabel yang dapat beresiko pada kejadian tersandung bagi siapa pun yang melewatinya.

Hal ini diakibatkan karena kondisi kabel yang panjang dan tidak ditata dengan rapi sehingga dapat membuat tersandung jika Anda tidak berhati-hati.

2. Resiko Kebakaran

Salah satu dampak yang berbahaya pada penggunaan kabel rol adalah terjadi kebakaran. Pemicu terjadinya kebakaran pada penggunaan adalah adanya konsleting pada rangkaian arus listrik. Untuk menghindarinya, Anda harus selalu mencabut kabel yang menancap ke stop kontak saat tidak digunakan.

Selain itu, penyebab terjadinya kebakaran adalah kerusakan pada pemakaian yang tidak tepat. Banyak orang menggunakanya dan masih ditambah dengan colokan T.

Baca Juga :  Berbagai Jenis Pengaman Rangkaian Listrik Yang Perlu Anda Ketahui

Kemudian penyebab terakhir adalah beban listrik yang digunakan terlalu berlebihan. Maka jika tidak Anda waspadai, seluruh rumah Anda akan cepat dilahap oleh api.

Tips Penggunaan Kabel Rol yang Tepat

1. Meletakkan Alat Elektronik dan Stop Kontak dengan Jarak yang Dekat

Salah satu cara mudah untuk menghindari penggunaan kabel rol adalah meletakkan semua peralatan elektronik berdekatan dengan stop kontak. Sehingga Anda tidak perlu menambah sambungan kabel ketika menggunakan alat-alat tersebut.

Jika memungkinkan, sebaiknya Anda memasang stop kontak sebanyak mungkin di dalam rumah. minimal di setiap ruangan selalu sediakan stop kontak. Tujuanna tak lain adalah untuk mempermudah saat menghubungkan alat elektronik dengan sumber listrik yang tersedia.

2. Penggunaan Sementara

Kabel jenis rol sebenarnya diciptakan bukan untuk pemakaian permanen. Jadi, sebaiknya Anda tidak menggunakannya dalam waktu yang lama. Sebab kejadian inilah yang akan meingkatkan resiko terjadinya konsleting dan kebakaran.

3. Rapikan Kabel

Jika Anda terpaksa menggunakan kabel jenis rol pada rumah karena minimnya jumlah stop kontak, maka sebaiknya Anda menata kebel rol yang memanjang tersebut dengan cara sedemikian rupa.

Anda bisa mencari di beberapa sumber mengenai tips dan trik dalam menghias kabel di dinding sehingga akan nampak seperti hiasan dinding. Jadi, selai berfungsi untuk keselamatan, kabel jenis rol juga dapat Anda gunakan untuk menambah nilai estetika di dalam rumah.

Baca Juga :  Singkatan dari huruf Ee Elektrik Mekanik

4. Sesuaikan dengan Daya Tampung Listrik

Sebelum menggunakan kabel sambungan listrik, sebaiknya Anda memperhatikan terlebih dahulu berapa kemampuan menampung daya listrik pada kabel jenis rol tersebut. Anda dapat mengamati dari ketebalan dari kabel rol tersebut.

Karena semakin tebal kabel, maka semakin besar juga kemampuannya untuk digunakan dalam penggunaan beban listrik yang berukuran tinggi. Untuk mengambil sisi keamanannya, sebaiknya Anda memilih jenis kabel rol yang sesuai dengan SNI.

5. Jangan Mendekatkan Kabel Rol dengan Kertas, Kain, dan Sebagainya

Hal ini tak lain adalah untuk menghindari resiko kebakaran dengan waktu yang cepat. Sebab, api terbukti dapat merambat dengan cepat pada benda-benda tersebut.

6. Tarik pada Steker

Seringkali seseorang menarik pada kabel-nya sehingga akan berdampak pada longgar-nya koneksi di dalam colokan atau seteker. Dan pemakaian lama dengan kebiasaan mencabut pada bagian kabel juga akan membuat kabel rol cepat rusak serta meningkatkan resiko terjadinya sengatan listrik.

7. Selalu Periksa Kondisi Steker

Pemakaian beban listrik yang berlebihan akan membuat steker atau colokan listrik terasa hangat atau panas. Jadi, selalu periksa steker kabel rol Anda secara berkala. Apabila sudah terasa panas, sebaiknya Anda mencabutnya. Dan ketika kabel rol tidak digunakan, sebaiknya segera cabut dari stop kontak.

Baca Juga :  Apakah yang dimaksud dengan Electrical Engineering

8. Menggunakan Alas Kaki

Kabel rol merupakan salah satu perangkat listrik yang rentan menimbulkan sengatan listrik. Sehingga Anda harus selalu waspada ketika menyambungkan atua mencabut kabel rol tersebut. Selalu gunakan alas kaki seperti sandal ataupun karpet. Dan jaga tangan Anda dalam keadaan kering.

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan sehubungan dengan kewaspadaan ketika menggunakan kabel jenis rol. Semoga bermanfaat.

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *