Kalibrasi

Pengertian Kalibrasi

Kalibrasi bisa di artikan pencocokan, pengujian atau yang paling tepat adalah pertimbangan dengan ukuran dasar. Banyak equipment instrument yang perlu dilakukan kalibrasi pra maupun pasca instalasi atau pemasangan. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan ukuran ketepatan sesuai standard/ dasar ukuran.

Simpel-nya adalah suatu peralatan instrument memiliki / membaca sesuai ukuran yang sebenarnya, misalnya pressure gauge yang terpasang memiliki keakuratan tercantum nilai yang sesuai. Tentunya hal ini memerlukan peralatan sejenis sebagai acuan.

Baca Juga :  Langkah-langkah melaksanakan HV Test (Hi-Pot) pengujian tegangan tinggi

Jenis jenis peralatan Kalibrasi

Beberapa alat yang memerlukan dilakukannya kalibrasi, misalnya:

  1. Peralatan pengukuran tekanan ( Pressure Instrument),
  2. Peralatan pengukuran suhu ( Temperature Instrument),
  3. Peralatan pengukuran ketinggian/ biasanya merupakan ketinggian fluida (Level Instrument),
  4. Peralatan pengukuran aliran/ biasanya merupakan aliran fluida ( Flow Instrument)

Kita akan membahas satu demi satu dari:

1. Peralatan pengukuran tekanan (Pressure Instrument)

a. Pressure Switch ( Sakelar dengan tekanan)

Pressure Switch
Kalibrasi Pressure Switch

Langkah Kalibrasi pressure switch adalah sebagai berikut :

  1. Sesuaikan secara manual (adjust mechanical zero) pada setelan sekerup setelan ke posisi zerro (zero adjustment screw).
  2. Berikan tekanan pada sampai kisaran (range) ke input Pressure Indicator dan sesuaikan (adjust) sampai pada indikasi yang dibutuhkan pada pressure indikator tersebut.
  3. Toleransi standard Test Gauge adalah plus minus 1% dari posisi full scale PI tersebut.
  4. Berikan tekanan (supply pressure) pada 25%, 50% dan 75% pada range PI dan cermati pembacaan PI tersebut.
  5. Ulang lagi sampai dapat pembacaan yang benar dan sesuai.

b. Pressure Transmitter

Kalibrasi Pressure Transmitter
Kalibrasi Pressure Transmitter

Langkah kalibrasi pressure transmitter adalah sebagai berikut :

  1. Sesuaikan secara manual (adjust mechanical zero) pada indikasi o/p mA meter 4mA.
  2. Berikan tekanan pada sampai kisaran (range) ke input dan sesuaikan (adjust) span adjustment sampai indikasi 20mA. Ulangi test tersebut sampai dapat o/p 4 s/d 20mA tercapai.
  3. Berikan tekanan (supply pressure) pada 50% pada full range dan adjust linearity screw jika tersedia dimana dibutuhkan pembacaan 12mA.
  4. Ulangi sampai mendapatkan pembacaan yang benar.

2. Peralatan pengukuran suhu (Temperature Instrument)

a. Temperature Transmitter tipe Thermocouple

Kalibrasi Thermocouple
Kalibrasi Thermocouple

Langkah kalibrasi temperature transmitter tipe thermocouple adalah sebagai berikut :

  1. Refer dari resistance dan temperature ditentukan dalam persamaan tahanan yaitu  0C, 50% dari full range dan full range temperature pada transmitter yang akan di kalibrasi.
  2. Setting tahanan pada decade box pada persamaan tahanan pada full range temperature transmitter dan adjust span tombol 2 pada resistant box sampai output 20mA.
  3. Ulangi sampai mendapatkan pembacaan 4 s/d 20 mA.
  4. Setting resistan pada decade box pada persamaan tahanan 50% pada full range temperature transmitter dan amati o/p sampai 12mA pada standard mA DC meter.
  5. Ulangi lagi sampai pengujian benar.

b. Temperature Indicator

Kalirasi Temperature Indicator
Kalirasi Temperature Indicator

Langkah kalibrasi pada temperature indicator adalah sebagai berikut :

  1. Pada ambient temperature, check temperature indicator pada test temperature yang ditunjukkan pada standard temperature indicator.
  2. Perubahan panas pada fluida pada 50% dari full scale range TI, cek indikasi temperature pada standard temperature indicator.

3. Peralatan pengukuran ketinggian / fluida (Level Instrument)

a. Level DP Transmitter tipe Cell Electronic

Kalibrasi DP Transmitter tipe Cell Electronic
Kalibrasi DP Transmitter tipe Cell Electronic

Langkah kalibrasi pada Level DP Transmitter tipe Cell Electronic adalah sebagai berikut :

  1. Adjust screw zero adjustment sampai output terbaca 4mA pada mA DC meter.
  2. Masukkan tekanan sampai pada range yang tertinggi pada transmitter dan adjust screw span sampai output terbaca 20mA.
  3. Masukkan tekanan sama dengan 50% pada range yang tertinggi pada transmitter dan cek hasilnya pada TT on test. Jika ada kesalahan cek di manufactured calibration procedure.
  4. Ulangi lagi sampai hasil yang diinginkan.

b. Level DP Transmitter tipe Cell Pneumatic

Langkah kalibrasi pada Level Transmitter DP Cell Pneumatic type adlah sebagai berikut :

  1. Masukkan tekanan pada low range transmitter dan adjust screw zero adjustment sampai output terbaca 3 psi pada standard test gauge.
  2. Masukkan tekanan sampai range yang tertinggi pada transmitter dan adjust screw span sampai output terbaca 15 psi.
  3. Masukkan tekanan sama dengan 50% pada range yang tertinggi pada transmitter dan cek hasilnya pada TT on test, Jika ada kesalahan cekk pada acuan manufactured calibration procedure.
  4. Ulangi lagi sampai hasil yang diinginkan.

4. Peralatan pengukuran aliran ( fluida) ( Flow Instrument)

a. Flow DP Transmitter tipe Cell Electronic

Flow DP Transmitter tipe Cell Electronic
Flow DP Transmitter tipe Cell Electronic

Langkah kalibrasi pada Flow DP Transmitter tipe Cell Electronic adalah sebagai berikut :

  1. Masukkan tekanan pada low range dan adjust zero adjustment screw sampai pada op 4 mA.
  2. Masukkan tekanan pada high range dan adjust span screw sampai pada op 20 mA.
  3. Ulangi step – step tersebut sampai mendapatkan op 4 – 20 mA tanpa meng- adjust zero span adjustment screw.
  4. Masukkan tekanan pada 50% pada full scale dan adjust linearity screw jika tersedia dimana dibutuhkan pembacaan op 12 mA.
  5. Ulangi sampai mendapatkan pembacaan yang benar.

b. Flow DP Transmitter tipe Cell Electronic

Langkah kalibrasi pada  Flow DP Transmitter tipe Cell Electronic adalah sebagai berikut :

  1. Masukkan tekanan pada low range dan adjust zero adjustment screw sampai pada op 3 psi.
  2. Masukkan tekanan pada high range dan adjust span screw sampai pada op 15 psi.
  3. Ulangi step – step tersebut sampai mendapatkan op 3 – 15 psi tanpa meng- adjust zero span adjustment screw.
  4. Masukkan tekanan pada 50% pada full scale dan adjust linearity screw jika tersedia dimana dibutuhkan pembacaan op 9 psi.
  5. Ulangi sampai mendapatkan pembacaan yang benar.
Loading...
loading...
3 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *