Keuntungan Penggunaan Temperature TransmitterAbi Blog

Keuntungan Penggunaan Temperature Transmitter

Tentang Temperature Transmitter

Dalam instalasi sistem pengukuran suhu (temperatur transmitter) dibutuhkan kabel pengontrol sistem. RTD (Resistence Temperature Detector) maupun thermocouple dapat dihubungkan langsung ke terminal I/O kontrol, atau menggunakan konversi signal temperature transmitter.

Pada banyak sistem, temperature transmitter digunakan untuk merubah atau mengkonversi signal dari RTD maupun signal thermocouple menjadi signal 4 – 20 mA, jadi bukan secara langsung menyambungkan kabel dari RTD dan thermocouple ke perangkat kontrol.

Baca Juga :  Kekurangan dan Kelebihan Windows 10 serta Cara Memaksimalkan Kinerjanya
Temperature Transmitter
Temperature Transmitter

Baca juga artikel yang berkaitan dengan Transmitter:

Kalibrasi

Definisi Instrumentasi dan Spesifikasinya

Fungsi dan kontruksi Differential Pressure Transmitter

Cara kalibrasi dan gambar rangkaian kalibrasi Differential Pressure Transmitter

Kalibrasi Defferential Pressure Transmitter

Keuntungan / kelebihan menggunakan Temperature Transmitter

Keuntungan menggunakan temperature transmitter untuk mengirim signal dari sensor (RTD dan thermocouple) untuk sistem kontrol antara lain adalah:

  1. Signal yang dihasilkan dari bagian sensor yaitu RTD dan thermocouple adalah kategori signal tingkat rendah, signal rendah sangat rentan, terutama pada kondisi pengiriman signal jarak jauh. Jadi penggunaan Temperature Transmitter dengan merubah menjadi arus antara 4 hingga 20 mA memberikan solusi untuk menghilangkan faktor-faktor pengganggu signal seperti kebisingan, konduksi, dll.
  2. Dengan pengiriman arus hanya 4 – 20 mA, terhitung hanya membutuhkan kabel ukuran kecil, dibandingkan dengan kabel yang mempertahankan sebuah nilai resistansi dari RTD maupun thermocouple.
  3. Kotak kontrol kabel transmiter dapat digabung menjadi satu diantara transmiter yang lainnya.
  4. Tidak membutuhkan card kontrol khusus untuk RTD maupun thermocouple. Cukup menghubungkan transmiter ke input analog I/O pada card kontrol.
  5. Fasilitas pemeliharaan yang lebih simple, karena diagnosis langsung pada transmiter.
Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *