Kondensator Jenis Fungsi dan karakteristikAbi Blog

Kondensator

Pemahaman Kondensator

Kondensator adalah komponen elektronika yang berfungsi menyimpan tenaga listrik di dalam medan listrik, yang memakai sistem pengumpulan ketidak seimbangan di dalam aliran listrik.

Satuan dari Kapasitor adalah farad sesuai penemuannya yaitu Michael Faraday, seorang ilmuwan yang dilahirkan pada tanggal 22 September 1791 dan meninggal 25 Agustus 1867. Berkebangsaan Inggris, yang juga di sebut Bapak Listrik karena jasanya dalam mengembangkan listrik dalam banyak penggunaan.

Baca Juga :  Besaran Listrik, hubungan antara tegangan, arus dan tahanan

Nama lain dari kapasitor adalah kondensator yang disebut pertama kali oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Itali pada tahun 1782.

Jenis – jenis Kondensator

Jenis jenis kapasitor menurut jenis material pembuatannya

Jenis kapasitor menurut bahan-nya antara lain :

Type
Jangkauan
Toleransi
Tegangan AC lazim
Tegangan DC lazim
Koefisien suhu
Frekwensi pancung
Sudut rugi
Resistensi bocoran
Stabilitas
Kertas
10nF-10uF
±10%
500V
600V
300 ppm/C
0,1MHz
0,01
109 
Lumayan
Mika perak
5pF-10nF
±0,5%
400V
100ppm/C
10MHz
0,0005
1011
Baik sekali
Keramik
5pF-1uF
±10%
250V
400V
30ppm/C
10MHz
0,01
108
Baik
Polystyrene
50pF-500nF
±1%
150V
500V
150ppm/C
10MHz
0,0005
1012
Baik sekali
Polyester
100pF-2uF
±5%
400V
400V
400ppm/C
1MHz
0,001
1011
Cukup
Polypropylene
1nF-100uF
±5%
600V
900V
170ppm/C
1MHz
0,0005
1010
Cukup
Elektrolit Aluminium
1uF-1F
±50%
Polarisasi
400V
1500ppm/C
0,05MHz
0,05
108
Cukup
Elektrolit Tantalum
1uF-2000uF
±10%
Polarisasi
60V
500ppm/C
0,1MHz
0,005
108
Baik

Jenis- jenis kapasitor menurut kegunaan

1. Kondensator tetap

Kondensator tetap adalah kapasitor yang nilainya konstan dan tidak berubah- ubah, jenisnya antara lain:

Baca Juga :  Pengertian Multimeter dan Cara Menggunakan Multimeter
a. Kapasitor Keramik
Kondensator keramik
Kapasitor keramik

Berbentuk bulat tipis atau persegi empat dengan warna merah, hijau, coklat, dan lain lain. Kapasitor ini tidak memiliki kutub dan bisa dipasang bolak balik, kapasitas-nya antara piko Farad (pF) sampai ratusan Nano Farad (nF) dengan tegangan kerja antara 25 Volt sampai ribuan volt.

Penilaian/ pembacaan nilai kapasitor :   Tertulis pada badan kapasitor, contoh :

203

Berarti nilai kapasitas-nya = 20.000pF= 20nF=0,02uF.

502

Berarti nilai kapasitas-nya = 5.000pF= 5nF= 0,005uF

b. Kapasitor Polyester
Kondensator Polyester
Kapasitor Polyester

Pada dasarnya sama dengan kapasitor keramik termasuk cara pembacaan nilainya, biasanya berbentuk segiempat berwarna hijau, coklat dan sebagainya.

c. Kapasitor Kertas
Kondensator kertas
Kapasitor kertas

Sering disebut kapasitor padder, biasa bekerja untuk frekuensi tinggi, jadi lebih sering di pakai untuk bagian- bagian oscilator, atau perangkai seri spul dan variable condensator. Kapasitas pada sirkuit oscilator memiliki nilai antara lain:

  • Kapasitas 200pF-500pF untuk gelombang menengah (Medium Wave / MW) = 190 meter-500meter.
  • Kapasitas 1.000pF-2.200pF untuk gelombang pendek (Short Wave / SW ) = 40 meter- 130 meter.
  • Kapasitas 2.700pF- 6.800pF untuk gelombang pendek 1,2,3 dan 4 = 13 meter – 49 meter.

Tabel perkalian kapasitor kertas

Warna
Nomor
Faktor perkalian
Toleransi
Voltase maksimum
Hitam
x1
20%
Coklat
1
X10
100V
Merah
2
X100
250V
Jingga
3
X1000
400V
Kuning
4
X10000
400V
Hijau
5
X100000
630V
Biru
6
630V
Ungu
7
630V
Abu- abu
8
630V
Putih
9
10%
630V
b.
d. Kondensator Elektrolit
Elektrolit Kondensator
Elektrolit Kondensator

Atau disebut ELCO (Elektrolit Condensator), berbentuk tabung dan memiliki kutub yaitu positif dan negatif namun ada pula Elco yang memiliki beberapa kutub.

Nilai kapasitasnya antar 0,47uF sampai dengan ribuan uF, bahkan pada panel listrik (Kapasitor Bank) sampai jutaan uF.   Selain Elco yang memiliki kutub ada pula yang ter-polarisasi pada kakinya misalnya kapasitor solid tantalum.

Kerusakan yang sering ditemui pada kondensator ini antara lain:

  • Kering
  • Konsleting
  • Meledak dikarenakan pemberian tegangan pada kutub yang salah atau kelebihan voltase dari yang di tentukan.

2. Kondensator Tidak Tetap

Atau biasa disebut VARCO (Variabel Condensator), jenis kondensator yang kapasitas-nya bisa di ubah  – ubah. Karena pada desain nya memang sudah ditanamkan poros mekanik yang berfungsi untuk merubah nilai kapasitas-nya. Pada garis besarnya dibagi menjadi:

a. Kondensator Variabel
Kondensator variabel
Kondensator variabel

Dengan nilai antara 100pF sampai dengan 500pF, sering di gunakan pada penala radio yang berfungsi memilih gelombang frekuensi.

b. Kondensator Trimmer
Kondensator trimmer
Kondensator trimmer

Mempunyai kapasitas dibawah 100pF, pemasangan seri dengan kondensator variabel memungkinkan pemilihan gelombang secara detail (fine tuning).

 

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Latest posts by Abi Royen (see all)

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *