Konduktor, Definisi, Sifat, Macam, Karakteristik, KlasifikasiAbi Blog

Memahami Lebih Dalam Tentang Konduktor

Definisi Konduktor

Definisi dari konduktor adalah jenis-jenis bahan yang dapat menghantarkan energi listrik melalui zat padat, cair, dan gas dengan sangat baik. Misalnya besi, tembaga, emas, dan sebagainya. Konduktor yang paling baik adalah emas, karena bahan tersebut memiliki banyak elektron bebas yang akan bergerak aktif ketika diberikan aliran listrik.

Sedangkan semikonduktor merupakan bahan penghantar listrik yang dapat bersifat konduktif dan isolatif pada kondisi-kondisi tertentu.

Bahan tersebut akan bersifat konduktif apabila dalam keadaan suhu yang tinggi, karena terdapat ikatan-ikatan yang terpecah sehingga elektron – elektron yang terkandung di dalam bahan tersebut akan bebas.

Dan bahan-bahan tersebut menjadi bersifat isolator pada suhu yang rendah. Sebab, suhu yang rendah akan menyebabkan penuhnya alektron pada saluran elektron yang tersedia.

Lalu, apa itu isolator ? Isolator sendiri merupakan bahan-bahan yang dapat menghambat aliran listrik, seperti pada karet, kaca, kayu, gelas, dan sebagainya. Bahan-bahan yang termasuk dalam isolator tidak memiliki elektron bebas, sehingga ketika terdapat perlakuan aliran listrik, elektron-elektron tersebut tidak akan bergerak.

Konduktor

Sifat-sifat Konduktor

Konduktor memiliki sifat-sifat bahan yang sangat penting, yaitu sebagai berikut :

1. Daya Hantar Panas

Sifat ini merupakan kondisi yang menyatakan jumlah panas yang melewati lapisan bahan dalam kurun waktu tertentu. Bahan-bahan yang memiliki daya hantar panas yang tinggi adalah jenis-jenis logam. Dan daya hantar panas tersebut dinyatakan dalam bentuk satuan kkal/jam °C.

2. Daya Elektro-Motoric Termo

Arus listrik pada rangkaian listrik selalu mengalami perubahan pada daya elektro-motoric termo jika terjadi perubahan kondisi suhu. Sifat ini memiliki peranan sangat penting pada dua jenis logam berbeda yang dipasang pada dua titik kontak.

Daya elektro-motoric termo merupakan daya electro-motoric yang digunakan pada kondisi suhu yang berbeda. Perbedaan temperatur suhu tersebut berbanding lurus dengan kedua jenis bahan yang dihasilkan, serta adanya perbedaan yang jauh pada tegangan listrik.

3. Daya Hantar Listrik

Besarnya suatu hambatan pada aliran listrik tergantung pada bahan yang sedang digunakan. Besarnya hambatan tiap meter, dengan suhu 200°C serta luas penampang 1 mm2 disebut dengan hambatan jenis. Hambatan jenis tersebut dinyatakan dalam bentuk persamaan berikut ini :

R =  ρ (l/A)

Keterangan :

  • R = hambatan (Ω)
  • ρ = hambatan jenis (Ω.mm2/m)
  • l = panjang penghantar (meter)
  • A = luas penampang kawat (mm2)

4. Kekuatan Tegangan Tarik

Sifat ini sangat penting digunakan saat terjadi pendistribusian tegangan tinggi. Penghantar listrik yang berbentuk cair seperti air raksa, berbentuk gas seperti neon, dan berbentuk padat seperti logam.

5. Koefisien Suhu Tahanan

Seperti yang telah kita ketahui bahwa bahan akan memuai ketika berada pada suhu tinggi, dan akan menyusut jika temperatur menurun. Bahan penghantar yang paling sering digunakan adalah tembaga, karena paling mudah didapatkan serta dengan penawaran harga yang murah.

Macam-macam Bahan Golongan Konduktor

Penghantar memiliki peranan untuk menyalurkan aliran listrik dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Beberapa bahan konduktor terbaik adalah sebagai berikut :

  • Air raksa
  • Baja
  • Tembaga
  • Aluminium
  • Platina
  • Timah hitam
  • Molibdenum
  • Wofram
  • Dan bahan-bahan resitivitas tinggi

Karakteristik Konduktor

Konduktor dibagi menjadi dua jenis karakter yaitu sebagai berikut :

1. Karakteristik Listrik

Jenis karakter conduktor yang pertama memiliki peranan untuk menunjukkan kemampuan konduktor ketika dialiri oleh arus listrik.

2. Karakteristik Mekanik

Menjadi salah satu karakter yang menunjukkan kemampuan konduktor dalam hal daya tarik.

Klasifikasi Konduktor

Konduktor dibagi menjadi beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan beberapa klasifikasi, yaitu sebagai berikut :

1. Menurut Fisiknya

a. Berisolasi.

Merupakan konduktor yang bagian luarnya terpasang isolasi, contoh : kabel NYFGBY, kabel twisted, kabel NYCY, dan kabe; NYY.

b. Telanjang.

2. Menurut Bahannya

a. Kawat Logam Campuran.

Contoh : Coper Clad Steel, Aluminium Clad Steel, dan All Aluminium Alloy Conductor.

b. Kawat Logam Biasa

Contoh : All Aluminium Alloy Conductor, Bare Copper Conductor

3. Menurut Konstruksinya

a. Kawat Berongga atau Hollow Conductor

Digunakan untuk membuat garis tengah bagian luar dengan ukuran besar.

b. Kawat Padat atau Solid Waire

Memiliki penampung berbentuk bulat.

c. Kawat Berlilit atau Standart Wire

Merupakan jenis kawat yang terdiri dari 7-61 buah dengan lilitan menjadi satu serta berlapis dan konsentris.

Demikian sekilas pembahasan yang dapat kami sampaikan mengenai konduktor. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *