Langkah-langkah melaksanakan HV Test (Hi-Pot) pengujian tegangan tinggi

Langkah – langkah HV Test atau yang kita sebut sebagai pengujian tegangan tinggi dilakukan untuk memastikan perangkat-perangkat elektrik tidak mengalami kebocoran arus yang mengakibatkan hilangnya sebagian daya yang digunakan dan terjamin keamanan dalam pemakaiannya.
Peralatan listrik normal harus mampu menahan tegangan lebih selama masa operasi, pengujian ini juga bisa diklasifikasikan sebagai pengujian bahan isolasi (sample dielektrik).
Langkah HV Test
HV Test
Tes pada sample dielektrik umumnya melakukan pengukuran terhadap permitivitas, kehilangan dielektrik per satuan volume serta mengukur kekuatan dielektrik material.
Pengukuran permitivitas dapat dilakukan dengan menggunakan alat High Voltage Schering Bridge.
Perlu diperhatikan bahwa pengetesan HV Test pada akhirnya untuk mengetahui nilai kapasitansi, faktor daya dan total kerugian dielektrik.
Peralatan-peralatan elektrik seperti Switchgear, Trafo dan peralatan lain yang menggunakan tegangan tinggi dalam kinerjanya perlu dilakukan HV Test.
Namun tidak semua orang bisa melakukan pekerjaan ini, dibutuhkan teknisi elektrik yang benar-benar memahami sistem dan langkah HV Test, dalam pelaksanaannya maka dibutuhkan authorized personel yang sudah berpengalaman.

Langkah HV Test

Persiapan pelaksanaan HV Test (pengujian tegangan tinggi)

Beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan HV Test (untuk pengetesan Switchgear ) antara lain adalah:
  1. Peralatan Uji serta power untuk kebutuhan alat HV Test.
  2. Mengamankan instalasi dengan membuka semua sambungan kabel MV dari terminal ataupun busbar yang terkoneksi langsung dengan peralatan.
  3. Mengamankan peralatan dengan memberi akses terbatas pada personel lain, karena pengetesan ini menggunakan tegangan tinggi.
  4. Lingkungan kerja yang bersih.

Langkah HV Test Sederhana

  1. Siapkan gambar manual book dan peralatan pendukung lainnya.
  2. Melepaskan semua perangkat yang sensitive terhadap tegangan tinggi.
  3. Siapkan pembumian yang sempurna atau grounding untuk pembuangan tegangan sisa pada saat pengetesan nanti.
  4. Mulai memasukkan atau inject tegangan AC/DC HV Test dan mengatur peningkatan tegangan secara perlahan. Dengan terus memantau nilai kebocoran pada interval hingga nilai uji batas tercapai.
  5. Tegangan batas atau nominal DC HV Test adalah 3 x Un ( antara phase ke netral). Dalam waktu tiap 10 menit per tiap titik uji. (sesuai dengan IEC-60298 dan IEC-60694).
  6. Tegangan nominal AC HV Test adalah sebesar 80% dari nilai tegangan pada bagian yang di test (objek) dalam durasi 10 menit per titik uji. (IEC62271-200.2003).
  7. Buat rangkaian atau list data nilai kebocoran untuk setiap satu menit.
  8. Pada menit ke 10 kurangi tegangan secara perlahan-lahan hingga mencapai nol volt dan matikan alat uji HV Test.
  9. Buang tegangan sisa ke grounding yang telah disediakan.
Beberapa pengujian yang lebih sempurna juga diperlukan pengetesan frekuensi rendah, frekuensi tinggi, surge atau impuls test.
Demikian Langkah HV Test atau pengujian tegangan tinggi pada perangkat elektrik untuk memastikan tingkat kelayakan pakai dan tingkat keamanan pada peralatan tersebut.
Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.