Langkah-langkah Menyalakan / Starting BoilerAbi Blog

Langkah-langkah Menyalakan / Starting Boiler

Untuk melakukan starting Boiler perlu melakukan beberapa tahapan sesuai prosedur operasional. Termasuk didalamnya adalah persiapan pemeriksaan pendahuluan, starting atau memulai prose pemanasan (menaikkan suhu), mengalirkan hasil pemanasan berupa uap dan selanjutnya adalah pemantauan.

Untuk lebih memahami langkah pengoperasian boiler kita bahas satu persatu secara berurutan.

A. Pemeriksaan pendahuluan

Tahap pemeriksaan pendahuluan ini sangat penting dilakukan karena untuk memastikan semua perangkat pendukung sistem berjalan dengan baik, ini termasuk kinerja safety device untuk sisi keamanannya.

a. Pemeriksaan Valve-valve

Sebelum starting, semua valve harus dalam keadaan tertutup, kecuali untuk valve superheater drain dan valve feedwater.

b. Pemeriksaan fisik

Fisik disini lebih ke pemeriksaan mekanikal seperti pemeriksaan casing, bearing, van belt, baut-baut dan lain-lain.

c. Pemeriksaan level air

Memastikan level air di Gauge Glass sekitar level setengah, jika perlu dilakukan pembersihan pada glassdan kerangka  agar pemantauan lanjutan lebih jelas.

d. Pemeriksaan Manometer (pressure gauge)

Perlu pemantauan adakah tekanan awal atau tidak pada manometer.

e. Pemeriksaan pada valve blowdown (pembuangan)

Sebelum starting dalam posisi tertutup.

f. Pemeriksaan ruang pembakaran

Bagian pembakaran (furnance) harus dalam keadaan bersih) termasuk bagian fire grade-nya.

g. Pemeriksaan Feedwater Tank

Selama operasional boiler bagian tangki feedwater harus dalam keadaan selalu siap terisi air. Perlu penambahan jika keadaan air kurang.

h. Pemeriksaan valve di bagian feedpump, deaerator, dan softener.

Posisi valve harus tertutup sebelum starting kecuali valve softener  untuk pengisian air ke tangki.

LangkahMenyalakan dan Starting Boiler
LangkahMenyalakan dan Starting Boiler

B. Starting (menjalankan)

Ini adalah tahap menaikkan suhu steam, valve drain superhetaer harus terbuka untuk mencegah terjadinya kelebihan panas.

  1. Buka valve blowdown/ pembuangan, setiap kurang lebih 15 detik sebanyak 2 atau 3 kali.
  2. Periksa ketinggian air pada gelas duga / gelas pengukur (gauge glass) dan harus tetap pada posisi setengah.
  3. Nyalakan burner/api.
  4. Setelah api menyala, buka dumper sebanyak ¼ terbuka.
  5. Naikkan secara pelan-pelan tekanan uap hingga pada titik tekanan kerja. Dengan selalu mengecek bahwa ketinggian air di gauge glass tidak melebihi batas. Jika ketinggian diatas batas (1/2 dari gauge glass) maka tutup valve feedwater. Jika tidak menyelesaikan masalah atau air tetap tinggi maka buka valve blowdown.
  6. Periksa bahwa bahan bakar yang masuk merata.
  7. Jika tidak ada steam terpantau pada manometer boiler, maka bahan bakar harus dikurangi agar panas dapat merata diseluruh bagian boiler. Matikan fan hingga muncul tekanan. Waktu yang dibutuhkan tergantung suhu yang ada di boiler.
  8. Boiler membutuhkan 6 jam untuk proses pendinginan pada saat dimatikan dengan menghembuskan udara melalui fan dengan membuka dumper ¼ terbuka sampai tekanan terlihat pada manometer.
  9. Jika boiler dalam keadaan dingin, dibutuhkan waktu sekitar 8 jam untuk pengapian tanpa fan.

C. Mengalirkan steam (uap)

1). Yang dilakukan pada pompa steam

  • Buka valve bypass pada strem trap dari pipa steam ke pompa.
  • Buka valve drain pada exhaust dari steam feedpump.
  • Buka sedikit valve steam boiler agar mulai mengalir.
  • Setelah kurang lebih 3 hingga 4 menit buka secara perlahan pipa steam hingga terbuka seluruhnya.
  • Tutup kembali valve bypass.
  • Buka valve section pada feedwater.
  • Panaskan feedwater pump dengan membuka sedikit valve steam, pada waktu steam sudah mulai keluar tutup kembali valve drain pelan-pelan hingga tidak ada air yang keluar.
  • Buka valve pompa ke boiler, jalankan pompa dan periksa ketinggian air di boiler.

2). Yang dilakukan pada pipa induk (main pipe)

  • Buka seluruh valve bypass pada steam trap.
  • Buka sedikit valve induk boiler agar steam mengalir beberapa menit.
  • Setelah steam keluar dari valve bypass, tutup kembali valve tersebut tidak sampai rapat.
  • Buka sedikit demi sedikit valve induk (main steam valve) hingga terbuka seluruhnya.
  • Tutup kembali valve bypass pada pipa induk dan pastikan steam trap telah bekerja.
  • Pastikan tekanan pada boiler tetap stabil pada 17 hingga 17,5 kg/cm2.

Pengapian yang perlahan dan merata akan memperpanjang umur boiler.

Jika pipa induk dihubungkan dengan dua hingga empat boiler, maka prosedur pengoperasian yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Memastikan bahwa tekanan dari boiler yang akan ditambahkan / digabungkan harus sama.
  • Buka semua valve bypass pada pipa induk dan steam. Buka sedikit valve induk boiler, setelah beberapa menit buka perlahan valve induk hingga penuh, kemudian tutup valve drain dan periksa steam.

Tidak boleh membuka valve induk jika tekanan belum sama.

Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *