Efisiensi Energi Melalui Manajemen Energi Yang Tepat

Managemen Energi

Pada dasarnya, energi mempunyai peranan amat sangat penting dalam meningkatkan kegiatan ekonomi maupun ketahanan nasional. Sehingga, pengelolaan energi yang mencakup pemanfaatan, penyediaan, dan pengusahaan haruslah dilakukan secara adil, berkelanjutan, terpadu dan optimal sesuai UUD Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2007 yang berisi tentang energi. Munculnya bahasan mengenai manajemen energi ini sesungguhnya dilatarbelakangi beberapa hal, seperti misalnya harga energi yang makin lama makin meningkat dikarenakan harga bahan bakarnya juga mengalami peningkatan harga, penyalahgunaan bahan bakar untuk kebutuhan komersil, dan juga masalah penyesuaian antara harga energi dengan ekonomi negara.

Manajemen Energi

Berikut dibawah ini ulasan lebih lanjut apa itu sebenarnya manajemen energi beserta prinsip-prinsip dan penerapan-nya, terutama untuk manajemen energi listrik.

A. Definisi Energi dan yang Melatarbelakangi Manajemen Energi

Energi adalah sumber daya yang dimanfaatkan manusia untuk melakukan kegiatan dengan suatu tujuan tertentu. Sehingga, dengan memanfaatkan dan mengolah energi, proses kehidupan bisa terus berjalan.

Manusia pada umumnya mengolah energi yang masih dalam bentuk energi primer, atau energi yang paling utama yang berupa sumber daya alam yang masih terjaga keaslian-nya. Energi primer tersebut kemudian diolah dengan bantuan teknologi, sehingga tercipta suatu sumber energi baru dengan fungsi yang sama maupun dikembangkan lagi hingga mempunyai fungsi yang lebih. .

Baca Juga :  Berbagai Metode Pengolahan Limbah Dan Peranan Bioteknologi Dalam Pengelolaannya

Terbatasnya atau kurang bijaknya sumber daya manusia di dunia ini berdampak pada ketidak-optimalan pengolahan energi tersebut. Seringkali manusia cenderung hanya menggunakan energi saja daripada mengolahnya, dan kebanyakan hal itu dilatarbelakangi karena pengetahuan akan energi yang masih terbatas.

Maka dari itu, pengetahuan-pengetahuan tentang manajemen energi dianggap sangat penting bagi masyarakat, harapannya dengan mengetahui hal itu, jadi lebih bijak penggunaannya, bisa hemat, efisien dan optimal. Manajemen energi sangat dibutuhkan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing dan sekaligus keuntungan dari sektor lingkungan maupun finansial.

Dari sektor lingkungan, penerapan energi bisa membantu mengatasi global warming. Sedangkan dari sektor finansial-nya, energi yang dibutuhkan haruslah yang se-minimal mungkin dan pastinya keuntungan yang didapat semaksimal mungkin.

Sistem manajemen energi dimulai dari pengolahan energi, dimana kita harus dapat mengolah energi primer lalu dijadikan ke suatu bentuk energi lain tanpa mengorbankan energi lainnya. Sistem pendistribusian energi dituntut juga dengan manajemen energi, sehingga energi yang didistribusikan tetap utuh selamat sampai tujuan dan juga hemat biaya.

Baca Juga :  Singkatan dari huruf Bb Elektrikal Sipil

Dan yang terakhir, dalam memanfaatkan energi, ilmu tentang manajemen energi bisa diterapkan agar dalam penggunaannya tidaklah yang sampai berlebihan , sehingga besar juga keuntungan yang didapat. Yang harus tetap diperhatikan adalah, hendaknya dalam mengelola energi jangan sampai merusak atau mencemari lingkungan yang ada di sekitar.

B. Prinsip Dasar dalam Manajemen Energi

1. Planning (perencanaan)

Merupakan kegiatan membuat suatu tujuan dengan diikuti berbagai jenis kegiatan upaya agar tujuan yang direncanakan terwujud. Perencanaan meliputi pengolahan energi primer, pemanfaatan sampai pengelolaan energi, sehingga energi bisa dipergunakan dengan maksimal dan pihak bersangkutan tidak merugi.

2. Organizing (pengorganisasian)

Merupakan kegiatan pengaturan sistem manajemen energi yang bertujuan untuk menghemat energi. Sehingga energi yang memang tidak dibutuhkan tidak terbuang dengan sia-sia.

3. Directing (pengarahan)

Merupakan kegiatan mengelola atau menata agar efisiensi dan efektifitas energi meningkat sehingga energi bisa bermanfaat secara optimal.

Baca Juga :  Peluang Kerja Lulusan Elektronika

4. Controlling (pengendalian)

Merupakan kegiatan mengatur energi yang terpakai. Sehingga suatu energi bisa termonitor pemakaiannya serta terjaga kelestarian-nya.

C. Pengaplikasian Prinsip Dasar untuk Manajemen Energi Listrik

Pengaplikasian untuk manajemen energi listrik dilakukan dengan cara audit. Dimana audit itu sendiri merupakan suatu usaha pengamatan rutin atau berkala yang ditujukan untuk memberikan profil atau informasi penggunaan energi listrik alat tertentu.

Audit energi listrik pada awalnya mencakup pengumpulan data,tentang energi bangunan dengan bantuan data yang sudah tersedia dan tidak lagi melakukan pengukuran. Audit energi listrik di awal meliputi dokumentasi bangunan, gambar bangunan yang sesuai konstruksi yang terdiri atas:

  1. Denah potongan bangunan semua lantai.
  2. Diagram garis tunggal listrik beserta penjelasan penggunaan daya serta sambungan daya listrik oleh PLN.
  3. Denah instalasi penerangan bangunan semua lantai

Itulah ulasan lengkap mengenai apa itu manajemen energi terutama energi listrik lengkap dengan prinsip dan pengaplikasiannya. Semoga membantu.

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *