Mencegah Panas Transistor Power AmplifierAbi Blog

Mencegah Panas Berlebih Pada Transistor Power Amplifier

Transistor adalah salah satu komponen aktif yang berfungsi sebagai penyetabil tegangan, penguat arus, modulasi signal, dan sebagai pemutus serta penghubung pada barang elektronika. Transistor terdiri dari tiga kaki yakni B=Basis, C=Colector, dan E=Emitor. Transistor memiliki karakteristik tidak tahan terhadap panas, mencegah panas transistor adalah hal yang penting.

Baca Juga :  Menjadi Teknisi Elektronika

Transistor dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan strukturnya, yakni NPN dan PNP. Pada dasarnya setiap kinerja Transistor pasti selalu disertai dengan arus listrik. Karena itulah suhu transistor seringkali naik turun dan lebih cepat panas.

Namun, suhu normal Transistor ini sebenarnya sekitar 70 derajat Celcius, jadi berhati–hatilah apabila suhu transistor Anda diatas suhu tersebut.

Baca Juga :  4 Aplikasi Panggilan Telepon Gratis Terbaik
Mencegah Panas Transistor Power Amplifier
Mencegah Panas Berlebih Pada Transistor Power Amplifier

Baca tentang Transistor jenis penguat RFTransistor penguat RF ( Radio Frequency) jenis 2SC1946

Inilah yang Akan Terjadi Apabila Transistor Cepat Panas

1. Aliran Listrik Menjadi Lebih Besar

Apabila transistor Anda mudah panas, maka tahanan-nya menjadi lebih kecil. Sehingga aliran listrik yang dipergunakan pada rangkaian elektronika lebih besar.  Dengan begitu arus yang terdapat pada baterai akan lebih cepat habis.

2. Transistor Bersifat Tidak Tahan Panas

Apabila Transistor terkena panas secara terus menerus dan berlebihan, maka Transistor akan lebih cepat aus, ketahanan dalam transistor pun akan mengecil, dan penguatan-nya akan naik. Sehingga mempengaruhi bunyi yang dihasilkan.

Cara Mencegah Panas Transistor Power Amplifier

1. Pemasangan Plat Pendingin

Biasanya Transistor dilengkapi dengan sebuah Plat Pendingin pada chasis-nya,  Anda juga bisa menambahkan Plat Pendingin di tabung Transistor. Sebab Plat Pendingin ini sangat membantu mengurangi panas dengan mengalirkan panas pada tubuh Transistor ke Plat Pendingin akan mencegah panas transistor.

2. Pemasangan Plat Rusuk

Jika fungsi Plat Pendingin sebagai penerima aliran panas dari tubuh Transistor, maka fungsi utama Plat Rusuk ini adalah membuang panas dari tubuh Transistor. Oleh sebab itulah keberadaan Plat Rusuk ini juga mencegah panas transistor.

Jenis – jenis Transistor dapat di baca di sini : Transistor, jenis, fungsi dan karakternya

3. Lengkapi Kondensator Simpang

Pastikan kaki emitor dilengkapi dengan kondensator simpang dan rangkaian tahan, untuk mencegah panas yang berlebih pada Transistor power amplifier Anda.

Panas mungkin bukanlah hal yang serius dan seringkali dianggap lumrah pada barang-barang elektronik. Meski pun sepele, sebaiknya Anda tidak menyepelekan hal ini karena panas berlebih yang terus-menerus dan digunakan dalam jangka waktu lama akan merusak komponen-komponen elektronik lainnya.

Panas yang tinggi tidak hanya memperpendek umur Transistor power amplifier, akan tetapi dapat mempengaruhi hasil suara pada rangkaian amplifier Anda. Nah, dari beberapa tips di atas semoga beberapa cara tersebut bisa membantu mencegah  panas transistor berlebih pada rangkaian amplifier Anda.

Artikel yang membahas tentang Transistor, rangkaian elektronika dan Amplifier yang lain :

Dasar Pembentukan Bahan Semikonduktor

Cara membuat rangkaian pendeteksi suara sederhana

Prinsip Amplifier (penguat) hubungannya dengan Hukum Kekekalan Energi

Membuat rangkaian pemancar AM

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *