Mengenal Rangkaian Elektronika

Rangkaian elektronika sering kali diartikan sebagai kombinasi dari susunan beberapa buah komponen elektronik; masing-masing komponen tersebut memiliki kegunaan di bidang kelistrikan yang khas.

Rangkaian-rangkaian elektronik dirancang manusia untuk dijadikan memenuhi kebutuhan teknologi bagi umat manusia. Keberadaan rangkaian elektronik menjadi tolak-ukur perkembangan teknologi yang kompleks, seperti memanfaatkan teknologi wireless dan memanfaatkan alat semikonduktor yang mewakili berjuta-juta koneksi rangkaian hanya di dalam sebuah lempengan chip kecil.

Kamu tentu menyadari perkembangan teknologi dalam sistem komputer saat ini. Lain waktu, di kemudian hari, kecepatan pemrosesan data pun akan semakin tinggi bahkan melebihi jutaan data per detik, per GHz, serta bentuk akan berubah semakin kecil dan bisa juga portabel.

Rangkaian elektronika

Rangkaian Elektronika

DUA GOLONGAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA

Rangkaian elektronika terbagi atas dua golongan, yaitu rangkaian analog dan rangkaian digital. Rangkaian analog bekerja menggunakan sinyal amplitudo, serta frekuensi yang berubah-ubah di setiap waktu. Sistem rangkaian analog muncul sebelum adanya komponen IC, sehingga terbentuk menjadi rangkaian konvensional, seperti radio, pesawat televisi, pesawat penerima, dan jaringan telepon yang masih menggunakan sistem analog.

Baca Juga :  Dasar dan kegunaan listrik

Berbeda dengan sistem rangkaian analog, pada sistem rangkaian digital, sinyal yang dikirim tidak berkelanjutan atau continue, melainkan berbentuk pulsa dengan berbagai macam karakteristik. Pulsa hanya mengenal dua kondisi, yaitu nol atau tegangan negatif dan satu atau tegangan positif.

Pada kedua pulsa, masing-masing memiliki salah satu dari dua keadaan. Sistem digital sering kali kamu jumpai di rutinitas keseharian, seperti jam digital, kalkulator, komputer digital, sistem telekomunikasi modern, dan peralatan pengontrol.

FUNGSI RANGKAIAN ELEKTRONIKA

Meski rangkaian elektronika terbagi atas dua jenis, fungsi dasar dari rangkaian sesungguhnya tetap sama. Perbedaan terletak pada aplikasi rangkaian saja. Rangkaian-rangkaian elektronika dapat dibangun menggunakan sumber atau pun tanpa sumber tegangan atau sumber arus pengoperasian.

Baca Juga :  Waspadai Bahaya Memperbaiki Barang Elektronik

Selanjutnya fungsi utama dari rangkaian elektronika dasar terbagi atas tiga fungsi, yaitu:

  1. Sebagai penguat (amplifier), merupakan bagian dari pemakaian dalam aplikasi elektronika. Fungsi dari penguat adalah menguatkan sinyal yang masuk, sehingga diperoleh sinyal keluaran yang merupakan kelipatan dari sinyal yang masuk.
  2. Sebagai penyearah, yang sanggup mengubah catu daya bolak-balik atau AC. Penyearah dibagi menjadi dua, yaitu penyearah setengah gelombang dan penyearah gelombang penuh.
  3. Sebagai osilator, berfungsi memperkuat suatu sinyal yang kemudian akan diumpan kembali untuk menghasilkan sinyal tersebut. Osilator berhubungan dengan frekuensi, maka hampir semua peralatan elektronik membutuhkan osilator.
Loading...
loading...
Baca Juga :  Pemahaman arus listrik
Dua tab berikut mengubah konten di bawah ini.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *