Mengenal sistem Global Maritime Distress and Safety System (GMDSS)

Global Maritime Distress and Safety System (GMDSS)dikembangkan oleh organisasi negara-negara maritim (IMO= International Maritime Organization) dan merupakan hasil dari perubahan yang dibuat pada tahun 1988 dari hail konvensi internasional pada tahun 1974 tentang peraturan keselamatan (SOLAS= Safety of Life at Sea).
Satelit dan teknologi digital menjadi faktor penting dalam perkembangan teknologi komunikasi maritim. GMDSS dirancang untuk memastikan kesiapan komunikasi maksimum demi keselamatan kapal beserta kru yang bertugas didalamnya.
Tujuan utama dari sistem GMDSS adalah memastikan bahwa sistem komunikasi di dalam kapal bekerja dengan baik setiap saat, siap sedia berkomunikasi dengan stasiun di darat di lokasi mana-pun.
Kapal dibawah 300 Gross Tonage yang tidak mengikuti jalur pelayaran internasional, tunduk kepada persyaratan administrasi negara sesuai bendera pada kapal.
Perangkat GMDSS
Perangkat GMDSS
GMDSS mendefinisikan empat wilayah laut berdasarkan lokasi dan kemampuan fasilitas komunikasi berbasis darat.

Perbedaan antara sistem distrees lama dengan GMDSS

1. Ketergantungan terhadap kapal di sekitarnya

Keterbatasan range frekuensi untuk transmisi komunikasi pada sistem lama sehingga memungkinkan panggilan untuk meminta bantuan tidak terdengar oleh kapal lain atau stasiun di darat karena range frekuensi yang berbeda.
Pada sistem GMDSS memiliki cakupan ke seluruh dunia, beroperasi sesuai untuk wilayah laut dan memiliki fasilitas mengirimkan komunikasi longrange (cakupan luas / panjang) jika diperlukan. Artinya sistem GMDSS memastikan komunikas dari kapal dapat mencapai stasiun darat atau ke kapal lain di sekitarnya bahkan dalam jangkauan yang lebih jauh lagi.
GMDSS
GMDSS

Baca juga : Prinsip dasar sistem Dynamic Position di kapal

2. Kompatibilitas peralatan

Ketidakcocokan ion komunikasi antara kapal pada sistem lama membatasi jalur komunikasi ke kapal lain jika suatu waktu membutuhkan bantuan. Secara teknis bahwa komunikasi telegrafidan jalur telepon terhalang oleh Searchdan Rescue Operation.

Kapal dengan sistem GMDSS membawa peralatan standar untuk wilayah laut dan bekerja pada frekuensi yang sama, kesamaan jalur frekuensi tersebut menjamin komunikasi yang lancar dengan SAR atau stasiun lain di darat.

GLOBAL MARITIME DISTRESS AND SAFETY SYSTEM
GLOBAL MARITIME DISTRESS AND SAFETY SYSTEM

3. Pengalaman operator

Pada sistem lama, operator radio harus mengirimkan kode bahaya dengan Kode Morse pada frekuensi 500 kHz dan tentunya beberapa operator baru akan merasakan kerumitan pada hal ini. Operator harus memahami berbagai macam kode, sistem switching dan penyesuaian dengan pemancar. Jadi keberhasilan penggunaan sistem lama tergantung kepada kemahiran operator untuk mengoperasikan alat.
Sistem GMDSS menyediakan operasi langsung yang sederhana pada saat darurat hanya dengan menekan tombol VHF, MF/HF DSC atau Inmarsat MES. Jika terjadi kegagalan maka peralatan EPIRB secara otomatis akan mengirimkan peringatan bahaya ke stasiun darat pada saat mengambang.
Itulah sedikit pengenalan tentang sistem GMDSS pada kapal yang merupakan peralatan penting dalam hubungannya dengan keselamatan kapal dan kru terutama dalam pemaksimalan jalur komunikasi antar kapal dan ataran kapal dengan stasiun darat.
Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Latest posts by Abi Royen (see all)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *