Mengenal sistem proteksi katodik

Mengenal proteksi katodik

Pengertian proteksi katodik

Proteksi katodik adalah proteksi pada permukaan logam untuk mengendalikan korosi, dengan menggunakan metode menjadikan permukaan logam tersebut sebagai katode dari sebuah aliran arus listrik dengan tegangan tertentu.
Dengan pemanfaatan metode proteksi katodik diharapkan permukaan logam terhindar dari proses korosi yang di sebabkan oleh cuaca, kadar material yang bersentuhan langsung maupun materi yang melaluinya.
Proteksi katodik biasa dipakai dan dipasang pada permukaan dinding luar kapal, jalur-jalur pipa, tiang anjungan lepas pantai, dinding casing sumur minyak, dan struktur yang terbuat dari logam baja lainnya.
Korosi yang terjadi yang diakibatkan oleh cuaca dan materi yang bersentuhan tersebut dapat menyebabkan stress corrosion cracking atau retak yang disebabkan oleh korosi.
Mengenal sistem proteksi katodik
Baca Juga :  Sound sebagai sensor dan Transducer

Hal- hal yang perlu diketahui dan diperhatikan dalam alat system proteksi katodik adalah antara lain:

  1. Power suplai yang digunakan pada system proteksi katodik ( Catodic Protection= CP) adalah sebuah rangkaian penyearah arus dari tegangan AC menjadi tegangan DC. Disebut juga sebagai rectifier (transformer – rectifier). Transformer merubah tegangan yang tersedia menjadi tegangan yang dibutuhkan pada rangkaian lanjutan dan kemudian di searahkan oleh rangkaian rectifier menjadi tegangan DC.
  2.  Sirkuit penyearah (rangkaian rectifier) proteksi katodik, memiliki ventilasi udara yang cukup. Karena pada prosesnya rangkaian tersebut menghasilkan panas kerja yang berlangsung terus menerus, hal ini sesuai dengan prinsip kerja proteksi katodik yang bekerja tiada henti berlangsung lama selama bukan masa perbaikan. Motor ventilasi memiliki tegangan yang tersedia pada jaringan di area pemasangan.
  3. Tranformer yang digunakan memiliki tap yang bisa disesuaikan dengan tegangan yang dibutuhkan. Pada sisi primer adalah penyesuaian dengan tegangan yang tersedia di area pemasangan dan sisi sekunder adalah yang dibutuhkan pada rangkaian system lanjutan.
  4. Unit- unit dasar dari sebuah proteksi katodik adalah sebagai berikut:
Baca Juga :  Induksi Koil dan Cara Mengukur Nilai Induktansi Diri

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *