Memahami Mesin Kapal Boat sesuai Ketentuan IEC

Mesin Kapal Boat yang biasa di pakai di perahu motor, memiliki mesin tempel yang dipasang di bagian belakang, memuat mesin pembakaran dalam, kotak gigi, dan baling-baling dalam sebuah unit portabel.

Pada mesin kapal boat(perahu motor) memuat cangkokan pembangkit listrik dan tempel. Serta mesin pembakaran dalam yang dipasang di bagian dalam perahu, sedangkan kotak gigi dan baling-baling terletak di luar.

Baca Juga :  Rumus persamaan menghitung diameter orifice untuk cairan
Mesin Kapal Boat
Mesin Kapal Boat

Mesin Kapal Boat

Susunan Persneling pada Kapal Boat

Pada mesin boat terdapat dua susunan dalam, yaitu persneling-v dan persneling langsung. Perlu kamu ingat bahwa persneling langsung memiliki pembangkit yang terpasang di dekat bagian tengah perahu dengan batang baling-baling tampak lurus ke belakang.

Sedangkan persneling-v mempunyai pembangkit yang terpasang di bagian belakang perahu yang tampak menghadap ke belakang dan memiliki batang ke depan perahu. Kemudian membuat putaran “V” ke belakang.

Persneling-v akan menjadi populer berkat olahraga yang sering kamu tonton di pantai, yaitu wakeboarding dan wakesurfing. Oh iya. Kapal boat juga memiliki beberapa macam ukuran dan konfigurasi dari 4 meter. Jenis konsol terbuka hingga megayact mewah yang sanggup menyeberangi samudera.

Dalam ilmu perkapalan, tentunya telah di perkenalkan bahwa mesin adalah penggerak utama akanberjalannya kapal. Baik sebagai mesin induk maupun mesin bantu lainnya. Dalam perkapalan terdapat beberapa syarat yang wajib kamu ketahui, khususnya bagi teknisi yang bergerak dalam bidang perkapalan.

Peraturan pada Mesin Kapal Boat

Memilih mesin untuk sebuah kapal boat sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam IEC (International Engineering Corporation) publikasi terbitan nomor 92, tahun 1992. Suatu mesin kapal antara lain harus memenuhi syarat-syarat umum.

Seperti motor harus tetap berfungsi atau tidak mati pada kedudukan posisi miring yang secara terus menerus pada sudut 15º dan tidak terus menerus (oleng) pada sudut 22,5º. Mesin harus tetap bekerjadengan arah membujur (trim) untuk sudut 10º dan bagi kapal yang memiliki panjang L kurang dari 150 meter. Dan 5º bagi kapal yang memiliki panjang L lebih dari 150 meter.

Maka dari itu, Mesin Kapal Boatpada umumnya digunakan untuk sistem permesinan yang terdapat di pabrik (daratan). Sedangkan mesin yang ada di pabrik yang terletak di daratan umumnya belum tentu bisa digunakan sebagai mesin kapal.

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *