Panel MDP Deskripsi Fungsi Spesifikasi PengoperasianAbi Blog

Standard Operating Panel MDP 

Deskripsi Panel MDP

Panel MDP adalah singkatan dari Main Distribution Panel, terdiri dari Line pembagi dengan MCCB, yang men-suplay power ke panel lanjutan . Dan mendapat kan suplai dari panel LVMDP.

Panel MDP
Panel MDP

Fungsi Panel MDP

  • Sebagai panel pembagi utama untuk area gedung utama setelah Panel LVMDP.

Spesifikasi Panel MDP

  1. Tegangan masuk : 415 Volt 
  2. Tegangan keluar : 415 Volt 
  3. Daya                       : 450 KVA 
  4. Phase                      : 3 
  5. Phase Frekwensi  : 50 Hertz 

Pengoperasian

Pada panel MDP tidak terlalu banyak kontrol sistem , hanya ada pembaca tegangan (Volt) dan pembaca arus (Ampere).

Cara pengoperasian-nya sebagai berikut :

  1. Pastikan catuan daya dari LVMDP sudah siap , dengan mengecek di panel LVMDP.
  2. Power Utama pada MDP di ON kan/ MCCB main power. Lampu Indikator akan menyala .
  3. Power MDP siap untuk didistribusikan lagi sesuai arah pembagi yang diperlukan.

Lain – lain seputar Panel MDP

  1. Pada saat memasukkan daya utama/ main power, usahakan semua output ke arah distribusi pada posisi OFF,
  2. Lakukan pembersihan berkala komponen panel dari kotoran dan debu,
  3. Lakukan pengamanan pada ruang panel,
  4. Pastikan pergantian udara di ruang panel berjalan dengan baik,
  5. Tidak melakukan penyambungan dan repairing dalam keadaan ON.

Mengatasi masalah Panel MDP

  1. Tidak ada power masuk, cek pada Out going Panel LVMDP, cek breaker atau MCCB ke arah panel yang dikerjakan.
  2. Lampu indikator tidak menyala, kemungkinan: power belum ON atau lampu indikator putus,
  3. Volt meter tidak bergerak, kemungkinan: Belum ada power ON, Komponen pada Volt meter rusak, Volt selector rusak, Kabel kontrol Volt kearah busbar putus/ kendor.
  4. Ampere meter tidak bergerak meskipun panel dalam keadaan terbebani, kemungkinan sebagai berikut : Ampere meter rusak, CT Ampere putus, Kabel kontrol kearah CT Ampere putus / kendor.
  5. Salah satu MCCB/ MCB distributor / pembagi selalu turun pada waktu mendapat beban, kemungkinan antara lain :
  • Melebihi kapasitas yang di sarankan,
  • MCCB/ MCB rusak atau tidak akurat nilainya lagi,
  • Koneksi kabel kendor, sehingga lebih cepat menimbulkan panas yang berlebihan.
Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *