Paralel Generator

Diposting pada

Tujuan Paralel Generator

Tujuan utama memparalelkan generator adalah memperbesar kapasitas daya yang dihasilkan, dalam prakteknya adalah untuk mencukupi kebutuhan daya operasional yang dibutuhkan.

Generator paralel juga dibutuhkan untuk menjaga kontinuitas layanan daya, dimana pada saat salah satu mesin/engine membutuhkan perbaikan, masih tersedia engine yang lain.

Paralel Generator

Syarat-syarat

Sebelum melakukan paralel generator, harus dipahami beberapa poin berikut ini, yaitu:

  • Urutan fasa harus sama
  • Tegangan harus sama
  • Tegangan harus sefasa
  • Frekuensi harus sama
Baca Juga :  Rumus Trafo Yang Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Langkah-langkah

1. Menggunakan Voltmeter

Untuk menyamakan tegangan antara generator pertama dengan generator kedua.

2. Urutan Fasa

Urutan fasa pada generator kedua harus sebanding atau sama dengan urutan fasa pada jalur yang telah ada. Cara mengecek urutan fasa bisa dengan cara sederhana, yaitu menghubungkan motor induksi kecil ke ketiga fasa, dari generator satu maupun generator dua.

Jika putarannya memiliki arah yang sama, berarti urutan fasa sudah benar. Perubahan fasa antara keduanya adalah dengan indikasi lampu indikator pertama terang kemudian perlahan akan padam. Bila ketiga lampu indikator fasa terang kemudian padam secara bersamaan, maka urutan fasa telah sama.

Baca Juga :  Fungsi, klasifikasi dan jenis sakelar / switch

3. Pengaturan frekuensi

Pada generator kedua diatur lebih tinggi dari frekuensi generator pertama, Tujuannya agar saat paralel dilakukan generator memberi daya suplai ke sistem dan bekerja sebagai generator. Besaran frekuensi bisa dilihat pada double frekuensi meter.

Selain frekuensi, tegangan keduanya akan berubah secara bersama. Perubahan fasa perlu diamati dan pada saat sudut fasa sudah sama maka saatnya switch di close dan kedua generator telah bekerja secara paralel.

Baca Juga :  Jenis Kabel Listrik Beserta Fungsinya

Kondisi dua generator yang tersambung secara paralel diatas itulah yang disebut kondisi sinkron. Setelah dua generator bekerja secara paralel, maka siap untuk memberikan daya untuk operasional.

Semakin besar kapasitas engine maka maka makin besar ketersediaan daya yang dihasilkan.

Pembagian daya antara kedua generator disebut sebagai load sharing .

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.