Satu Lagi Sumber Energi Alternatif Masa Depan, Pasir

Diposting pada

Pasir Sebagai Sumber Energi Alternatif. Kehidupan makhluk hidup di dunia ini pada hakikatnya tidak dapat terlepas dari peran energi. Hampir keseluruhan aktivitas makhluk hidup melibatkan energi. Sebagai contoh misalnya energi listrik mempunyai andil dalam penerangan, penggerak peralatan rumah tangga, atau bensin yang dipergunakan sebagai penggerak kendaraan bermesin.

Sampai sejauh ini, sumber energi yang masih terpopuler untuk dijadikan bahan bakar adalah fosil. Sedangkan fosil sendiri termasuk bahan bakar yang tidak dapat diperbarui, yang perlahan-lahan akan habis apabila digunakan terus-menerus. Dan bahkan, kabar buruknya, bisa jadi sumber energi dari fosil ini dalam waktu dekat akan segera habis.

Pasir Sebagai Sumber Energi Alternatif Masa Depan
Pasir Sebagai Sumber Energi Alternatif Masa Depan

Maka dari itu, banyak penelitian dilakukan, seolah berlomba-lomba dalam mencari dan menemukan sumber energi alternatif baru yang masih tersedia banyak bahan bakunya, ataupun masih bisa diperbarui sebagai pengganti sumber energi dari fosil ini, dan salah satunya yang akan kita bahas disini, yaitu pasir.

Potensi Pasir Sebagai Sumber Energi Alternatif

Sejak dulu, pasir merupakan barang murah yang sering ditambang besar-besaran menggunakan kapal keruk dan kemudian diperjualbelikan. Khususnya dijual ke negara Singapura, dimana pasir dari Indonesia tersebut kemudian dipergunakan untuk mereklamasi pantai sehingga luas negara Singapura bertambah.

Baca Juga :  5 Kesalahan Dalam Memahami Teknologi

Padahal, jika semenjak saat itu pengelolaan pasir ditangani secara tepat, maka penggunaan pasir sebagai sumber energi alternatif akan bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia.

Pasir terdapat dimana-mana, dalam bentuk batuan ataupun seperti pasir di gurun pasir. Penyusun terbesar dari pasir adalah silisiumdioksida, sehingga bisa juga dipergunakan untuk bahan baku memproduksi silisium. Dalam pengolahan silisiumdioksida menjadi silisium, hanya membutuhkan bantuan yang tersedia dari alam, yaitu angin atau bisa juga sinar matahari.

Energi yang terdapat dalam silisium aman tersimpan karena mempunyai ikatan kimia didalamnya, sehingga akan tetap aman meskipun dipindah-pindahkan ke tempat lain. Nilai jual silium murni pun juga sangat mahal, bahkan mencapai miliaran dollar. Hal ini dikarenakan silium adalah bahan baku yang digunakan untuk produksi silikon dan chip komputer.

Pengolahan silisium menjadi silikon menghasilkan tetramethylsilan atau TMS yang mempunyai energi bakar setara dengan bensin yang dihasilkan minyak bumi. Jika TMS dibakar, akan menghasilkan energi beserta CO2 yang jumlahnya lebih sedikit dibanding bensin atau pasir putih.

Baca Juga :  Berbagai Metode Pengolahan Limbah Dan Peranan Bioteknologi Dalam Pengelolaannya

Dengan demikian, TMS memang bisa digunakan untuk bahan bakar alternatif di masa depan meskipun pasir yang dihasilkan dari proses pembakaran tidak luput dari perhatian dan pengawasan.

Indonesia Berpotensi Besar Jika Pasir Berhasil Dijadikan Energi Alternatif

Indonesia termasuk beruntung dalam hal ini, karena merupakan negara dengan potensi penyedia pasir sebagai energi alternatif cukup tinggi mengingat Indonesia merupakan negara maritim, agraris dan dikelilingi oleh gunung berapi, serta masih banyak lainnya yang juga termasuk lahan energi alternatif.

Akan tetapi, pengetahuan penggunaan pasir untuk bahan bakar alternatif untuk masa mendatang masih sangat perlu lagi untuk dikembangkan. Tetapi sebaiknya juga terobosan ilmiah yang cukup bagus seperti ini hendaknya diperhatikan juga oleh pemerintah, lembaga penelitian, perusahaan, perguruan tinggi agar bisa segera terwujud untuk bisa menikmati energi alternatif ini.

Sama halnya seperti di Indonesia, masih akan tetap membutuhkan dukungan dari pihak-pihak terkait tersebut untuk lebih bisa merealisasikan dan mengoptimalkan penggunaan pasir sebagai energi alternatif, karena sumber daya bahannya sangat melimpah.

Baca Juga :  Bikin Drone Sendiri lebih keren Yah! Ini Dia Cara membuat drone sederhana

Karena Indonesia sendiri sejauh ini masih dimanjakan oleh berbagai macam fasilitas kekayaan alam, perhatian terhadap pemanfaatan penggunaan energi yang secara efektif juga dirasa masih sangat rendah.

Hal ini harus segera mungkin diubah guna mengantisipasi era globalisasi yang pada kenyataannya semakin dekat. Karena hal ini juga erat kaitannya dengan isu dari penggunaan energi atau yang biasa disebut manajemen energi atau bisa juga manajemen lingkungan hidup, merupakan cikal bakal isu yang penting dari produk perdagangan di dunia.

Ditunjang dengan sudah mulai diberlakukannya ISO 14000 yang berisikan tentang manajemen lingkungan, dan juga ISO 14000 yang membahas tentang LCA (Life Cycle Assessment), semoga semakin menyadarkan masyarakat Indonesia bahwa manajemen lingkungan hidup, atau pengelolaan lingkungan hidup, beserta kekayaan alamnya, dan juga manajemen energi kelak akan menjadi isu yang penting di kancah dunia perdagangan internasional.

Demikian kiranya informasi yang bisa saya paparkan tentang pasir sebagai sumber energi alternatif untuk masa depan beserta potensi-potensinya yang menjadi pokok bahasan artikel ini. Semoga bermanfaat.

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.