Pemahaman arus listrik

Pemahaman arus listrik

    Beda tekanan pada konduktor listrik disebut tegangan. Dalam sebuah rangkaian listrik, beda tekanan listrik dibangkitkan oleh alat yang disebut sel atau baterai.
    Sebuah sel merupakan satuan penyimpanan dasar yang mampu membangkitkan beda tekanan atau tegangan.
Pemahaman arus listrik
    Sebuah baterai atau sel-sel adalah kumpulan sel yang dihubungkan dengan kawat menjadi suatu rangkaian. Simbol listrik untuk sel dan baterai dapat dilihat dalam gambar berikut.
    Sisi baterai yang tekanan listriknya lebih tinggi disebut terminal positif (ditandai dengan tanda plus atau warna merah).
    Sebaliknya sisi baterai yang tekanan listriknya lebih rendah disebut terminal negative (ditandai dengan tanda minus atau warna hitam).

Catatan: terminal-terminal ini harus dihubungkan dengan tepat pada waktu baterai digunakan.

Pemahaman arus listrik
    Sifat konduktor yang mengontrol banyaknya arus yang dapat mengalir disebut resistansi. Pada waktu tegangan diberikan pada konduktor itu, makin besar resistansi suatu konduktor, maka makin kecil arus yang dapat mengalirinya.     Sebaliknya makin kecil resistansi makin banyak arus yang mengalir.
Pemahaman arus listrik

 

    Arah aliran arus konvensional adalah dari terminal positif ke terminal negative diluar sel, hal ini telah ditetapkan para fisikawan di abad ke-19. Penemuan arus listrik yang dikaitkan dengan gerakan electron di awal abad ke-20, membuktikan bahwa electron mengalir dari terminal negative ke terminal positif diluar sel. Jadi kenyataannya gerakan electron-elektron ini berlawanan dengan arus. 
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.