Pendingin Hidrogen pada Generator Listrik Membantu Proses PendinginanAbi Blog

Pendingin Hidrogen pada Generator Listrik

Pendingin Hidrogen pada Generator Listrik – sebuah hal yang wajar jika generator listrik memiliki pendingin yang bertujuan untuk membuang panas yang ada di dalamnya.

Jika panas tersebut tidak segera dibuang maka dalam jangka waktu tertentu akan merusak generator itu sendiri. Bahkan bila suhu menjadi sangat ekstrim dapat membakar komponen-komponen generator tersebut.pendingin-hidrogen-pada-generator-listrik

Pendingin Hidrogen pada Generator Listrik
Pendingin Hidrogen pada Generator Listrik

Pendingin Hidrogen pada Generator Listrik

Pendingin Generator

Untuk mendinginkan generator, biasanya di pilih dari unsur udara. Makanya jenis pendingin ini menjadi salah satu unsur yang populer untuk digunakan pada generator. Jumlah yang melimpah, tidak terbatas, dan murah menjadi alasan yang kuat kenapa dipilih udara untuk mendinginkan generator.

Walau begitu, ternyata terdapat kelemahan menggunakan udara sebagai pendingin generator. Karena udara tidak mampu mendinginkan generator yang memiliki kapasitas di atas 425 Megawatt. Selain hal tersebut, kerugian lain adalah massa jenisnya yang terlalu berat. Sehingga dibutuhkan gas dengan jenis lain yang lebih baik.

Saat ini ada pilihan menggunakan gas hidrogen untuk menggantikan udara sebagai media pendingin generator. Karena gas hidrogen memiliki karakteristik yang sangat baik jika digunakan sebagai pendingin.

Seperti contohnya konduktivitas termalnya yang cukup tinggi, massa jenis yang ringan, serta kalor spesifik yang tinggi. Dengan karakteristik tersebut membuat gas hidrogen lebih baik dari pada udara untuk dijadikan sebagai pendingin.

Baca Juga :  Macam-Macam Mikrometer dan Kegunaannya

Karenanya, untuk generator berukuran besar idealnya menggunakan gas hidrogen sebagai pendinginnya, selain ekonomis hidrogen juga bisa mendinginkan hingga suhu yang tinggi. Terdapat fakta menyebutkan bahwa gas hidrogen adalah gas yang sangat mudah terbakar, namun hal ini tentunya dapat di atasi.

Selama gas hidrogen pada generator dijauhkan dari oksigen maka api tidak akan muncul, sehingga hidrogen akan aman dari resiko terbakar.

Kemurniah Hidrogen

Terdapat sebuah sistem di dalam generator yang mampu mencegah agar hidrogen selalu dalam keadaan murni, dan tidak kontak langsung dengan udara atmosfer.

Sebuah sensor kemurnian hidrogen atau purity meter digunakan untuk selalu memonitor secara real time tingkat kemurnian hidrogen tersebut. dengan menggunakan alat ini, sekecil apapun gas hidrogen yang tercampur dengan gas lain akan segera diketahui.

Jika didapati kemurnian gas hidrogen menurun maka sebuah sistem yang dinamakan purging selalu siap untuk meningkatkan kemurnian dari gas hidrogen tersebut. Biasanya, sistem purging terdapat juga didalam sistem kontor tekanan hidrogen agar selalu terjaga dalam angka tertentu.

Ada juga sistem yang dinamai hydrogen dryer yang berfungsi untuk menjaga kemurnian hidrogen dari kelembaban. Bila kelembaban ini dibiarkan maka akan memicu adanya percikan api yang berbahaya di dalam generator.

Baca Juga :  Apakah Frekuensi ? Pemahaman tentang Frekuensi

Terdapat satu sistem pendingin yang lain bernama sistem seal oil yang berfungsi untuk mencegah adanya kebocoran hidrogen ke udara bebas.

Sistem Pendingin

Generator terbentuk dari jutaan lilitan kawat yang tersusun menjadi kumparan pada dua sisi sektor yang berbeda, sektor rotor dan stator. Kumparan tersebut akan menghasilkan panas yang sangat tinggi ketika generator dinyalakan.

Hidrogen yang digunakan untuk pendingin akan mengalir menyelubungi kumparan tersebut dan tentunya akan menyerap panas yang dihasilkan, membuangnya ke pendingin heat exchanger.

Pada generator yang lazim terdapat dua jenis sistem pendingin, yaitu hidrogen yang mendinginkan generator rotor dan stator, serta generator dengan pendingin hidrogen untuk rotor dan air untuk stator.

Generator yang hanya menggunakan pendingin hidrogen mensirkulasikan hidrogen ke seluruh sisi kumparan generator. Walau begitu aliran hidrogen tidak menjangkau hingga sisi dalam kumparan rotor, hidrogen mendinginkannya secara tidak langsung melalui sisi luarnya saja.

Terdapat pendingin heat exchanger yang berfungsi untuk mendinginkan gas hidrogen yang telah menyerap panas. Untuk mendinginkan hidrogen tersebut maka digunakanlah air yang juga bersikulasi dan membuang panas ke luar sistem.

Baca Juga :  Cara Menghemat Listrik Pada Penggunaan AC

Untuk generator yang menggunakan hidrogen dan air untuk mendinginkan maka seperti disebut diatas bahwa mereka membagi tugasnya masing-masing. Hidrogen untuk mendinginkan rotor dan air untuk mendinginkan kumparan stator. Pada sistem hidrogen yang mendinginkan rotot sistemnya sama seperti yang telah disebutkan diatas.

Sedangkan untuk mendinginkan stator yang menggunakan air karena air dapat menjangkau seluruh bagian dalam kumparan tidak seperti sistem sebelumnya.

Itulah beberapa hal mengenai sistem pendingin generator. Semoga dengan membaca informasi ini dapat membantu Anda.

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Latest posts by Abi Royen (see all)

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *