Pengertian dasar arus listrik

Diposting pada

Pengertian arus listrik

Arus listrik adalah kecepatan aliran muatan listrik dalam sebuah rangkaian listrik. Satuan arus listrik adalah ampere (A).

Perhitungan dasar arus listrik

Arus listrik dalam rangkaian dapat dirumuskan sebagai berikut:

I (t) = dQ (t) / dt

Dimana:
  • I (t) adalah momen sesaat pada waktu t dalam satuan amp (A)
  • Q (t) adalah muatan listrik dalam satuan Coulomb (C)
  • T adalah waktu dalam detik (s)
Pada saat arus listrik konstan maka :

I = ∆Q / ∆t

  • I adalah arus dalam satuan ampere (A)
  • Q adalah muatan listrik dalam satuan Coulomb (C)
  • t adalah durasi waktu dalam satuan detik (s)
Pengertian Dasar Arus Listrik
Pengertian Dasar Arus Listrik

Baca juga : Pemahaman arus listrik

Perhitungan arus dengan hukum Ohm (Ω)

Arus pada IR  di amps (A) adalah sama dengan resistor tegangan VR dalam Volt (V) dibagi dengan R atau resistan dalam ohm (Ω).

IR = VR /R

Arah arus

Jenis arus listrik
dari
ke
Muatan positif
+
Muatan negatif
+
arah konvensional
+

Arus pada rangkaian seri

Arus listrik yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama dengan di semua resistor.

ITotal= I1 = I2 = I3= …

Dimana:
  • ITotal adalah arus setara dalam satuan ampere (A)
  • I1 , I2 dan I3 adalah arus beban dalam ampere (A)

Baca juga : Besaran Listrik, hubungan antara tegangan, arus dan tahanan

Arus pada rangkaian paralel

Arus listrik yang mengalir pada rangkaian paralel adalah total dari semua arus pada masing-masing paralel.

ITotal =  I1+ I2 + I3  + …

Dimana:
  • ITotal adalah arus setara dalam satuan ampere (A)
  • I1 , I2 dan I3 adalah arus beban dalam ampere (A)

Rumus pada pembagi arus

Pembagi arus pada rangkaian paralel

RT = 1 /(1 / R2 + 1/R3)

Atau:

I1 = IT x RT / (R1+ RT)

Arus listrik besar
Arus listrik besar

Hubungan arus dengan hukum Kirchhoff

Node adalah persimpangan dari beberapa arus listrik. Jumlah aljabar dari arus masuk simpul adalah nol.

∑Ik= 0

Arus bolak balik atau arus AC ( Alternating Current )

Arus bolak balik dihasilkan dari sumber arus sinusoidal.

Arus listrik hubunganya dengan hukum Ohm

IZ = VZ / Z

Dimana:
  • IZ adalah aliran arus melalui beban yang diukur dalam ampere (A)
  • VZ adalah drop tegangan pada beban diukur dalam Volt (V)
  • Z adalah impedansi beban diukur dengan satuan Ohm ()

Baca juga : Menghitung Energi dan Daya Listrik

Frekuensi sudut

ω= 2πf

  • ωadalah kecepatan sudut dalam satuan radian per detik (rad/s)
  • f adalah frekuensi yang diukur dalam hertz (Hz)

Arus sesaat

I(t) = Ipeak Sin (ω + θ)

  • I(t) adalah arus sesaat pada waktu t yang diukur dalam ampere (A)
  • Ipeak adalah arus maksimum (=amplitudo sinus) diukur dalam ampere (A)
  • ω adalah frekuensi sudut diukur dalam radian per detik (rad/s)
  • t adalah waktu dalam detik (s)
  • θ adalah fase gelombang sinus dalam radian (rad)

RMS (efektif) arus

IRms= Ieff = Ipeak / √2 ≈ 0,707 Ipeak

Arus dari puncak ke puncak

Ipp= 2 Ipeak

Alat pengukur arus

Alat pengukur arus yang biasa digunakan adalah Ampere Meter.
Cara pengukuran adalah dengan menghubungkan secara seri pada rangkaian. Ampere Meter memiliki resistansi yang sangat rendah, jadi tidak akan memp[engaruhi rangkaian yang diukur.
Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.