Listrik Dinamis Pengertian dan ContohAbi Blog

Pengertian Listrik Dinamis dan Contohnya

Listrik Dinamis

Berbicara  mengenai listrik, tentu tidak jauh-jauh dengan listrik statis dan listrik dinamis. Jika listrik statis adalah listrik yang tetap dan tidak mengalir, lantas apakah listrik dinamis itu?

listrik dinamis

Untuk Listrik Statis, baca pada artikel ini : Listrik Statis

Pengertian Listrik Dinamis

Jenis listrik ini merupakan sebutan untuk jenis listrik yang dapat bergerak. Adapun arus listriknya  merupakan aliran dengan muatan listrik yang mampu melewati kawat penghantar pada tiap satuan waktu.

Perbedaan Listrik Statis Dan Dinamis

Perbedaan antara listrik statis dan dinamis adalah aliran elektron akan terjadi secara terus menerus pada jenis dinamis sedangkan pada statis, hal ini tidaklah terjadi.

Perbedaan lain antara listrik statis dan dinamis yaitu keberadaan listrik statis susah untuk diukur, tetapi dinamis dapat diukur menggunakan alat ukur yang telah ditentukan. Listrik dinamis sendiri terjadi pada jenis penghantar konduktor sementara pada isolator-nya, digunakan untuk mencegah sengatan listrik mengenai pengguna.

Baca juga : Standard Operating Prosedure Elektrikal

Contoh Penggunaan Listrik Dinamis

Contoh penggunaan listrik dinamis pada kehidupan sehari-hari adalah pada mainan berupa mobil – mobil-an yang menggunakan batu baterai sebagai penggerak-nya. Bergerak-nya roda pada mobil, karena digerakkan oleh muatan listrik dari batu baterai. Saat anda menekan saklar On yang terdapat pada mobil, maka kedua ujung baterai akan terhubung dengan motor listrik pada mobil-mobilan tersebut.

Ketika dalam posisi ON, maka roda mobil akan berputar sehingga mobil – mobilan dapat bergerak dan melaju. Sebaliknya, ketika saklar OFF lah yang ditekan, maka hubungan antar kedua baterai menjadi terputus. Alhasil mobil – mobilan tersebut akan berhenti bergerak. Prinsip kerja ini juga ditemukan pada senter.

Dari kejadian tersebut terbukti jika, motor listrik yang terdapat pada mobil – mobilan akan membuat roda mobil menjadi berputar. Sedangkan pada lampu senter, senter tersebut dapat menyala dan bersinar karena adanya aliran elektron di dalamnya. Elektron yang mengalir merupakan elektron yang bergerak atau dinamis.

Beberapa contoh lain dari kejadian listrik dinamis adalah penggunaan komputer, bor listrik, mesin pendingin, televisi, dan beberapa jenis peralatan rumah tangga yang lain. Keberadaan listrik dinamis memang diperlukan terutama untuk menunjang kehidupan sehari-hari dalam berumah tangga.

Arus listrik yang mengalir dipengaruhi oleh adanya beda potensial serta besarnya hambatan. Semakin besar nilai sumber tegangan-nya, maka jumlah arus yang akan mengalir juga semakin besar. Namun ketika hambatan diperbesar, maka arus listrik akan berkurang. Hal ini dijelaskan dalam hukum ohm yang menjelaskan antara kuat arus listrik, besar hambatan serta sumber tegangan.

Artikel Elektrik yang lain :

Satuan Dasar Listrik dan pembacaan Tabel

Sakelar (Switch), jenis, fungsi dan karakternya

Dasar penghasil/pembangkit tegangan listrik

tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *