Pengertian Faktor Daya dan manfaat dari Koreksi Faktor Daya

Diposting pada

Faktor Daya

Pengertian Faktor Daya

Apa yang dimaksud Faktor Daya (power factor) ? Faktor Daya merupakan karakteristik dari arus bolak balik (AC : Alternating Current) yang dapat didefinisikan sebagai rasio dari daya kerja terhadap total daya. Beberapa hal yang berhubungan dengan arus bolak balik (AC) adalah sebagai berikut:

  1. Real Power yaitu power yang menghasilkan kerja (kW).
  2. Available Power yaitu total daya yang digunakan (kVA).
  3. Reactive Power yaitu daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan medan magnet yang di butuhkan untuk mengoperasikan peralatan listrik induktif (kVAR).

Hubungan antara power factor, real factor, available power dan reactive power adalah sebagai berikut:

Power factor = Real Factor / Available Factor = kW / kVA

Power factor biasanya ditulis sebagai persentase (%) dan bisa juga dalam decimal (x,xx). Faktor daya yang penuh / sempurna, bisa di anggap faktor daya 100% atau 1.0.

Faktor Daya

Apa yang di maksud Power Factor Correction ?

Sebuah beban dengan power faktor tertulis 1,0 adalah beban yang paling efisien dari total daya yang tersedia sementara beban untuk power factor yang tertulis 0,6 adalah beban yang memiliki kerugian tinggi.

Hal ini berpengaruh kepada nilai tagihan listrik dari pemasok daya. Karena hal hal tersebut maka di perlukan modifikasi pada sistem distribusi daya sehingga bisa memperoleh nilai kerugian yang mengecil dan itulah yang di maksud koreksi faktor daya.

Cara penerapan Power Factor Correction

Koreksi faktor daya juga di sebut koreksi statis hal ini bisa di lakukan dengan penambahan kapasitor yang di pasang secara paralel dengan rangkaian distribusi daya. Pada prinsipnya cara ini adalah pembatalan arus induktif yang mengalir dari suplai / pemasok daya.

Pada artikel Kapasitor Bank dijelaskan hitungan detail dari hal ini. Kapasitor dapat diterapkan pada starter atau panel switchboard distribusi utama. Namun koreksi ini tidak berlaku untuk peralatan peralatan yang menggunakan variable speed driver terutama pada motor.

Dengan pemakaian rangkaian kapasitor bank dapat di pantau dengan pengontrol otomatis untuk mempertahankan faktor daya sesuai pengaturan yang ditetapkan. Kontrol di dalam panel kapasitor bank akan mendeteksi nilai dari daya pada seluruh distribusi kemudian menyimpulkan dalam keputusan ON / OFF koneksi kapasitor bank dengan rangkaian distribusi daya utama.

Apa yang di maksud beban induktif ?

Beban induktif adalah peralatan listrik yang memberikan beban induktif misalnya lampu, pemanas listrik, mesin las, trafo dan motor listrik (tanpa variable speed driver).

Apa manfaat dari lain dari koreksi faktor daya ?

Selain untuk menghemat daya listrik yang berpengaruh pada tagihan dari pemasok listrik, koreksi faktor daya juga mem-backup kondisi tegangan, maksudnya adalah pada saat tegangan pasokan daya menurun maka dapat membantu men-stabilkan kembali pada tegangan yang yang di butuhkan, dan sebaliknya koreksi daya dapat meredam hentakan tegangan yang tiba tiba naik.

Kecuali itu koreksi power factor menjadi pertimbangan nilai secara ekonomis dalam desain distribusi daya, pengurangan ukuran transformator , switch-gear dan diameter kabel.

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

4 thoughts on “Pengertian Faktor Daya dan manfaat dari Koreksi Faktor Daya

  1. Seperti mbak Ririn juga, intinya apa yang bisa kita bagi keorang lain, maka kita bagikan. Sebenarnya koreksi faktor daya jika diterapkan tanpa melanggar aturan yang ditetapkan oleh pemasok daya, bisa menghemat pengeluaran beberapa persen, hal itu terasa jika pemakaian daya yang besar misalnya di gedung gedung bertingkat, pabrik dll. Tentunya bisa menekan biaya operasional. Terima kasih sudah berkenan mampir di Abi Blog

  2. Selamat Siang
    Apakah benar bila powerquality THD Tegangan dan arus tidak melebihi standart yang di tentukan misal tidak melebihi 5% , tidak perlu di pasang/di lengkapi dengan kapasitor bank , tolong di jelaskan secara ilmiah.
    Thanks

    1. pertimbangan pemakaian kapasitor bukan dilihat dari THD nya.
      Penggunaan kapasitor bank terutama adalah untuk menghindari denda KVARH dari PLN jika faktor daya rata rata sebulan kurang dari 0,85 (pemakaian kvarh melebihi 62% KWH). Golongan tarif yang terkena skema denda KVARH adalah gol industri, dan B3 (bisnis diatas 200KVA)–> bisa di check di TTL PLN dari website pln.co.id.

      jadi, misalkan hotel dengan langganan tarif B2/197KVA tidak perlu pasang kapasitor walaupun cos phi nya rendah.

      THD diperlukan untuk pertimbangan apakah jika pasang panel kapasitor perlu tambahan detuned reactor atau tidak untuk meredam efek harmonik.

      semoga membantu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.