Pengontrol, Fungsi, Contoh, Bentuk dan JenisAbi Blog

Pengontrol

Fungsi Pengontrol

Apakah fungsi dari pengontrol ? Perangkat / bagian ini berfungsi sebagai pemantau / mengontrol sebuah proses atau sistem untuk mempertahankan sejumlah parameter agar tetap konstan sesuai dengan urutan proses yang diharapkan.

Contoh

Contoh pengontrol bisa dilihat pada gambar dibawah ini :

Pengontrol

Gambar diatas adalah gambar kontrol mesin bor otomatis, urutan proses yang benar sesuai sistem adalah :

  1. Mata bor bisa turun setelah benda kerja telah ada pada posisinya,
  2. Secara otomatis mata bor akan turun, setelah poin 1 terpenuhi,
  3. Mata bor akan berputar setelah mata bor turun dan menyentuh benda kerja,
  4. Mata bor akan berhenti setelah mengebor dan menghasilkan lubang pada kedalaman yang telah ditentukan,
  5. Mata bor naik kembali, kemudian berhenti berputar,
  6. Mata bor standby hingga ada benda kerja lagi ditempatkan pada posisi,
  7. Dan proses tersebut terjadi berulang-ulang selama kontrol sistem bekerja.

Pada kontrol penempatan benda kerja di posisi, ini kontrol terpisah, namun tetap inter-koneksi pada beberapa perintah.

Anggap saja penempatan benda kerja pada posisi menggunakan conveyor belt. Maka secara sistem akan mengikuti langkah sebagai berikut :

  1. Konveyor akan berputar setelah mata bor dalam kondisi standby, setelah melakukan pengeboran,
  2. Konveyor akan terus berjalan hingga benda kerja kedua dan selanjutnya tepat pada posisi penempatan.
  3. Selama proses pengeboran, konveyor sama sekali tidak melakukan proses.

Diatas adalah salah satu sistem logika sederhana yang bisa dibuat menggunakan beberapa komponen sensor, bagaimana mengetahui benda kerja telah tepat pada titik penempatan ? kita bisa menggunakan pembacaan dari sebuah limit switch, pada saat konveyor berputar dan menempatkan benda kerja pada posisi, maka sebuah limit switch terdorong dan menghasilkan sinyal ke pengontrol, namun dibutuhkan pemasangan yang presisi.

Atau bisa menggunakan sensor magnetik dan meletakkan pada titik penempatan benda kerja, untuk bagian eksekusi kontrol bisa berupa motor untuk menggerakkan konveyor dan memutar mata bor, atau membuka dan menutup beberapa valve.

Bentuk

Untuk contoh pengontrol diatas, kita bisa menggunakan rangkaian dari beberapa komponen relay, push button dan mungkin kontaktor untuk mesin bor yang lebih besar kapasitas-nya.

Relay berguna untuk menyambung dan memutus arus ke motor atau ke valve, kembali, untuk kapasitas motor besar harus menggunakan kontaktor. Sementara relay bisa untuk perintah membuka dan menutup solenoid valve.

Membuat rangkaian pengontrol itu beragam, secara material yang digunakan dan sistem rangkaian yang diterapkan. Pengontrol bisa berupa rangkaian tradisional yang terdiri dari relay, kontaktor, push button dll, bisa juga berupa rangkaian elektronika yang lebih hemat tempat, karena semua sistem operasi bisa ditempatkan pada mikrokontroler.

Jenis

Beberapa jenis pengontrol, misanya adalah :

  1. Sistem kontrol Mikroprosesor
  2. PLC (Power Logic Controller)

Untuk kedua jenis pengontrol diatas akan saya posting selanjutnya.

Semoga bermanfaat, artikel tentang, contoh  dan bentuk pengontrol.

tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *