Pengukuran Tekanan Diferensial, Differential PressureAbi Blog

Penggunaan pengukuran tekanan diferensial (differential pressure)

Pengukuran Tekanan Diferensial

Metode pengukuran tekanan diferensial atau dalam bahasa teknik-nya adalah differential pressure sering digunakan pada aplikasi industri, perkapalan dan instrumentasi.

Pengukuran tekanan diferensial menjadi dasar untuk pengukuran lain seperti pengukuran aliran (flow), ketinggian (level), densitas/ kerapatan (density), viskositas (viscosity) bahkan untuk pengukuran suhu (temperature).

Pengukuran Tekanan Diferensial
Pengukuran Tekanan Diferensial

Pada gambar di tunjukkan sebuah metode pengukuran tekanan diferensial untuk mengukur aliran dengan menggunakan transmiter tekanan diferensial (Differential Pressure Transmitter).

Dengan cara mengukur perbedaan tekanan pada pipa memungkinkan untuk menghitung kecepatan aliran fluida.

Dua bagian yang terdapat pada meteran aliran tekanan diferensial (Differential Pressure Flow Meter) adalah bagian primer dan bagian sekunder.

Secara umum tujuan utama rancangan sebuah flow meter adalah menciptakan perbedaan tekanan dengan meningkatnya aliran.

Yang sering digunakan untuk menciptakan perbedaan tekanan tersebut antara lain adalah plat orifice, venturi, aliran nosel (flow nozzle), dan pitot tube.

Bagian sekunder dari meteran aliran adalah Differential Pressure Transmitter, yang dirancang untuk mengukur tekanan diferensial yang dihasilkan oleh elemen utama dengan hasil seakurat mungkin.

Tekanan diferensial tidak dipengaruhi oleh perubahan tekanan fluida, suhu maupun hal lain seperti pengaruh lingkungan dan cuaca.

Differential Pressure Transmitter yang baik, bekerja dengan membaca tekanan diferensial secara akurat, parameter yang tepat, serta berbagai hal yang berpengaruh dan mengirimkan sinyal untuk mewakili tekanan diferensial yang ditampilkan pada tempat lain (ruang kontrol contohnya).

Standar pengiriman sinyal differential pressure transmitter adalah menggunakan range 4-20mA, namun juga dapat mencakup komunikasi secara digital misalnya HART, Profibusm Fieldbus, Modbus RTU485 atau jenis kontrol komunikasi yang lainnya.

tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *