Penyebab Transistor Panas dan Cara Mengatasinya

Diposting pada

penyebab transistor panas dan cara mengatasinyaTransistor adalah salah satu salah satu jenis komponen elektronika yang sering diaplikasikan di berbagai macam jenis rangkaian. Transistor merupakan komponen elektronika yang memiliki banyak fungsi seperti sebagai saklar, penguat arus, hingga sebagai modulasi sinyal. Sebuah transistor sering digunakan pada berbagai jenis rangkaian elektronika termasuk rangkaian amplifier. Saat bekerja, transistor akan menerima arus listrik dalam jumlah yang banyak sehingga suhu akan menjadi naik turun.

Penyebab Transistor Panas dan Cara Mengatasinya

penyebab transistor panas dan cara mengatasinya – Pada kondisi tertentu transistor akan sangat panas. Akan tetapi panas maksimal yang mampu diterima oleh sebuah transistor mencapai 70 derajat Celsius. Jika panas pada transistor melebihi nilai tersebut maka transistor akan rusak. Tentu anda akan penasaran apa yang menyebabkan sebuah transistor menjadi sangat panas dan terbakar. Yang perlu anda ketahui bahwa hampir semua transistor akan menjadi panas saat bekerja, termasuk transistor horizontal dan transistor final pada amplifier. Hal itu tidak akan menjadi masalah jika panas pada transistor tidak berlebihan hingga melebihi suhu maksimal pada transistor tersebut.

Baca Juga :  Fungsi IC 78xx Dan 79xx Dan Perbedaan Voltage Regulator

4 Penyebab Transistor Panas Dan Cara Mengatasinya

Dan jika suhu pada transistor melebihi angka pada suhu maksimal, transistor akan terbakar dan akan rusak. Berikut ini adalah beberapa hal penyebab kerusakan pada transistor.

  • Body power pada transistor short dengan aluminium pendingin yang ada pada transistor.
  • Arus base yang diterima oleh sebuah transistor terlalu besar.
  • Beban yang di miliki tidak sesuai dengan yang seharusnya atau daya beban terlalu besar.
  • Tegangan power yang di berikan pada transistor terlalu besar
Baca Juga :  Triac Transistor Berguna Bagi Perangkat Elektronik

Bukan hanya itu, resistor yang rusak serta nilai yang berubah juga dapat menyebabkan kerusakan pada transistor, karena arus dan tegangan yang diterima oleh transistor terlalu besar dan tidak sesuai dengan yang seharusnya. Dan anda harus dapat melakukan identifikasi jika transistor yang anda gunakan mengalami kenaikan suhu.

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menjaga suhu transistor agar tetap dingin dan tidak terlalu panas. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga suhu pada transistor.

  • Memasang plat pendingin pada body transistor.
  • Memasang plat rusuk pada transistor.
  • Hubungkan kaki emitor pada kondensator simpang.
Baca Juga :  Mencegah Panas Berlebih Pada Transistor Power Amplifier

Pemasangan plat pendingin pada body transistor akan mengalirkan panas dari body transistor menuju plat pendingin. Pada umumnya bahan plat yang di gunakan berupa aluminium yang bersifat mampu menerima panas. Sedangkan pemasangan plat rusuk pada transistor berfungsi untuk membuang panas. Anda juga dapat menambahkan rangkaian hambatan pada kaki emitor transistor agar nilai arus yang masuk tidak berlebihan sehingga menyebabkan body terlalu panas.

Apakah anda telah memahami tentang penyebab transistor panas dan cara mengatasinya? dengan penjelasan di atas, anda dapat belajar tentang cara untuk mengatasinya. Selamat belajar

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.